JURNALKALIMANTAN.COM, BALANGAN – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang , perumahan rakyat dan Kawasan Permukiman (PUPR Perkim) Kabupaten Balangan memberikan penjelasan mengenai kondisi bangunan Istana Anak Yatim.
Kepala Dinas PUPR Perkim Balangan, Hj Rahmadiah menyatakan bahwa saat ini Istana Anak Yatim memang belum difungsikan sepenuhnya karena masih dalam tahap pembangunan dan penambahan fasilitas.
“Bangunan tersebut masih dalam proses pengerjaan fisik dan pelengkapan sarana pendukung lainnya. Kami fokus agar fasilitas ini nantinya siap seratus persen sebelum ditempati,” terangnya
Adanya keresahan dimasyarakat terkait maraknya aktivitas nongkrong oleh kalangan muda yang diduga mengarah pada tindakan negatif di lokasi.
Hal itu, membuat Dinas PUPR mengambil langkah kolaboratif dengan menggandeng Satpol PP untuk menempatkan personil di kawasan Istana Anak Yatim.
“Pemulihan jaringan PDAM dan Listrik, melakukan pembersihan dengan menempatkan cleaning service serta menempatkan penjaga malam,” pungkas Rahmadiah
Ia menjelasakan penjagaan ketat ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi kawasan agar tidak disalahgunakan, sekaligus pemeliharaan dan mengamankan aset daerah yang sudah ada maupun yang saat ini masih dalam proses pengerjaan.
Langkah tegas yang Dinas PUPR ini, diharapkan pembangunan Istana Anak Yatim dapat berjalan lancar tanpa gangguan keamanan, sehingga visi mulia Pemkab Balangan untuk menyediakan hunian layak bagi anak yatim dapat segera terwujud.
Kemudian, pembersihan lingkungan, penempatan penjaga malam serta penempatan cleaning service juga dilakukan pada Wisma Manyandar, yang mana ini merupakan salah satu aset daerah yang mampu menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD).
(Adv/Fzn)













