Perpustakaan Desa Kampung Pintar, Wakili Kalsel ke Tingkat Nasional

Perpustakaan Desa Kampung Pintar
Rombongan tim penilai perpustakaan bersama petugas perpustakaan Desa

JURNALKALIMANTAN.COM, TABALONG Pada masa pandemi Covid-19, penilaian Lomba Perpustakaan Desa/Kelurahan se-Kalimantan Selatan tahun 2021, tetap dilaksanakan, sesuai dengan program dari Perpusnas RI di setiap tahunnya.

Hasil penilaian yang dilakukan tim juri, Perpustakaan Desa Kampung Pintar Kabupaten Tabalong, menjadi Juara 1, dengan nilai 793. Disusul di peringkat kedua, Perpustakaan Berkat Ilmu Desa Tambak Sirang Laut, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, dengan nilai 747. Di peringkat ketiga, ada Perpustakaan Antam Desa Tambalangan, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Penilaian dilakukan dengan melihat SDM pengelola perpustakaan desa, ketersediaan buku baca, sarana dan prasarana, sirkulasi buku, keanggotan, dan komitmen pemerintah desa dalam pengembangan layanan perpustakaan, serta keterlibatan masyarakat.

Penguatan peran perpustakaan desa ini, terus didorong Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalsel, di bawah kepemimpinan Dra. H. Nurliani, M.A.P., yang hasilnya, berhasil menjadi salah satu penopang indikator Provinsi Kalimantan Selatan dalam meraih nilai tertinggi Indeks Pembangunan Manusia se-Indonesia tahun 2020.

Baca Juga : Permudah Akses Dunia Literasi, Dispersip Kalsel Gelar Pelatihan Perpustakaan Berbasis TI

Bunda Nunung (sapaan akrab Hj. Nurliani) di sela mengikuti Diklat Kepeimpinan II di Banjarbaru, mengatakan, bahwa perpustakaan desa merupakan penopang peningkatan kesejahteraan dan perekonomian di desa, yang direplikasi menjadi perpustakaan berbasis inklusi sosial untuk berkegiatan masyarakat.

Perpustakaan Desa Tabalong
Perpustakaan Desa Kampung Pintar, Kabupaten Tabalong

Kepada pemenang lomba, ia berharap, dapat meningkatkan lagi nilai yang diperoleh, sehingga bisa mengharumkan Kalimantan Selatan di tingkat nasional, pada saat tim juri dari Perpusnas RI melakukan penilaian.

“Semoga di masa yang akan datang akan hadir perpustakaan-perpustakaan desa yang lain mewakili Kalsel di tingkat nasional, sebagai hasil dari pembinaan yang dilakukan oleh Dispersip Kalsel dan Dispersip Kabupaten di Kalsel,” ucapnya melalui siaran persnya, Sabtu (01/05/202).

Ia berharap, perpustakaan desa dapat meningkatkan pengetahuan dan kecerdasan masyarakat, hingga meningkatkan kesejahteraan serta perekonomian, dari ketersediaan ilmu pengetahuan di pusat belajar desa.

Editor : Ahmad MT