Nayla Aurelia Juara Lomba Resensi Buku Tingkat SMA se-Kalimantan Selatan

Foto bersama para pemenang dan panitia serta juri Lomba Resensi Buku tingkat SMA sederajat Tahun 2026. (Foto : Ist)

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Sebanyak 30 pelajar tingkat SMA/sederajat dari 12 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan menunjukkan kemampuan literasi dan berpikir kritis dalam Final Lomba Resensi Buku Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (13/5/26).

Kompetisi tersebut menjadi wadah bagi peserta untuk menuangkan hasil pemikiran mereka melalui ulasan buku yang dinilai secara kritis dan kreatif.

Para finalis berkompetisi memperebutkan posisi terbaik dengan menampilkan kemampuan dalam menyusun naskah resensi, membuat video ulasan, hingga presentasi di hadapan dewan juri.

Berdasarkan keputusan dewan juri, Juara I diraih Nayla Aurelia dari SMAN 5 Banjarbaru. Posisi Juara II diraih Haniyya Sholehah dari SMA IT Arrahman dengan nilai 450, sementara Juara III diraih Sherly Nanda Oktavia dari SMKN 1 Sungai Loban dengan nilai 439.

Adapun kategori Juara Favorit berhasil diraih Muhammad Green Feris Lie dari SMAN 2 Kotabaru dengan nilai 430.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan, Sri Mawarni melalui Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Perpustakaan, Adethia Hailina, mengatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya meningkatkan minat baca sekaligus memperkuat budaya literasi di kalangan pelajar.

Menurutnya, lomba resensi buku tidak hanya menguji kemampuan membaca, tetapi juga melatih siswa untuk memahami isi bacaan, menganalisis, serta menyampaikan gagasan secara sistematis dan menarik.

“Seluruh tahapan penilaian dilakukan berdasarkan petunjuk teknis yang disusun oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia guna menjamin objektivitas dan kualitas hasil penjurian,” ujar Adethia, Sabtu (16/5/2026).

Dalam proses penilaian, dewan juri mengevaluasi tiga aspek utama, yakni kualitas naskah resensi, video resensi, serta penampilan peserta saat menyampaikan hasil ulasan buku.

Sebagai bentuk apresiasi, Dispersip Kalsel memberikan penghargaan kepada para pemenang mulai juara pertama hingga harapan III berupa uang pembinaan, trofi, dan piagam penghargaan.

Lomba tersebut dinilai oleh tiga dewan juri, yakni Muhammad selaku Ketua yang merupakan anggota Ikatan Pustakawan Indonesia Kalimantan Selatan sekaligus dosen luar biasa UIN Antasari, Lita Luthfiyanti sebagai Sekretaris yang merupakan dosen JPBSI FKIP Universitas Lambung Mangkurat, serta Gusti Indra Setyawan sebagai anggota yang merupakan Guru Ahli Madya Bahasa Indonesia SMAN 3 Tanjung.

(Adv)