Hadiri Peringatan Maulid di Al-Anwar, Wabup Batola Ajak Jemaah Bervaksin

Peringatan Maulid di Al-Anwar

JURNALKALIMANTAN.COM, BARITO KUALA – Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Batola) bekerja sama dengan Panitia Hari Besar Islam (PHBI) dan Pengurus Masjid Agung Al-Anwar Marabahan, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad saw. 1443 Hijriah, Kamis (28/10/21).

Hadir Wakil Bupati (Wabup) H. Rahmadian Noor, Sekdakab Batola H. Zulkipli Yadi Noor, para anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, para pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah, Ketua MUI Batola K.H. Ahmad Jiansi Majedi, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.

Kegiatan yang menghadirkan penceramah Habib Muhdhor Al-Qodri dari Martapura ini diawali pembacaan Maulid Al-Habsyi dari Grup Qaramallahu Wajhah dari Marabahan, serta pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustaz H.M. Jabir.

Di kesempatan ini, Wabup Rahmadian Noor mengajak masyarakat memanjatkan doa, agar melalui peringatan Maulidurasul ini segala bala musibah bisa diangkat dari Batola.

“Dengan bergembira dan bersukacitanya kita menyambut datangnya bulan kelahiran junjungan yang mulia, mudah-mudahan Allah Swt. mengangkat segala bala bencana termasuk pandemi Covid-19 di daerah kita,” panjatnya sembari menyatakan, tanda-tanda itu telah dirasakan lewat melandainya tingkat sebaran Covid-19 akhir belakangan ini.

Selain itu, wabup juga tetap meminta masyarakat waspada dan menjaga kesehatan. Mengingat dari prakiraan, serangan Covid-19 gelombang ketiga diprediksi terjadi pada akhir tahun 2021 atau awal 2022.

Untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk tersebut, Rahmadi memohon kepada masyarakat untuk mengikuti kegiatan vaksinasi. Kendati di Kota Marabahan cakupannya tergolong tertinggi se-Batola yakni di atas 50%.

“Saya sangat berharap dan memohon kepada pian barataan, terutama yang belum bervaksin dan bergejala apalagi yang lanjut usia, agar bersedia divaksin,” pintanya.

Wabup menjelaskan, pemerintah kini tengah menggencarkan penerapan vaksinasi. Untuk itu, kesempatan ini hendaknya dimanfaatkan, mengingat keberadaan virus corona yang dimungkinkan tak akan pernah hilang, sehingga diperlukan langkah terukur agar tidak terdampak lebih parah, yakni dengan bervaksin.