Bank Kalsel & OJK Perluas Edukasi Keuangan : Ratusan Pramuka UNISKA Dibekali SKK Cakap Penabung

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan literasi keuangan sejak dini melalui produk Simpanan Pelajar (SimPel/SimPel iB), edukasi keuangan, serta kemudahan akses layanan perbankan, Bank Kalsel bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Selatan hadir dan mendukung penuh pelaksanaan kegiatan edukasi Syarat Kecakapan Khusus (SKK) Cakap Penabung yang diselenggarakan Gerakan Pramuka Gugus Depan Universitas Islam Kalimantan (Uniska).

Kegiatan ini diikuti ratusan Pramuka mulai dari tingkat Siaga, Penggalang, hingga Penegak. Mereka mendapatkan edukasi langsung terkait literasi keuangan, budaya menabung, hingga pemahaman produk keuangan yang aman.

[feed_them_social cpt_id=59908]

Pembukaan acara dilanjutkan dengan sesi edukasi bersama OJK Provinsi Kalsel dan Bank Kalsel, menjadi implementasi nyata kolaborasi antara regulator, perbankan daerah, dan lembaga pendidikan dalam meningkatkan literasi serta inklusi keuangan di kalangan generasi muda Kalimantan Selatan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Pembina Yayasan Uniska Hj. Rahmi Hayati Tajudinnor; Rektor Uniska Prof. Dr. H. Mohammad Zainul, S.E., M.M.; Kepala OJK Prov Kalsel Agus Maiyo; Direktur Bisnis Bank Kalsel Akhmad Fauzi Noor; jajaran Gerakan Pramuka UNISKA, serta seluruh peserta. Acara berlangsung pada 14 November 2025 di Auditorium Uniska, Kabupaten Barito Kuala.

Dalam sambutannya, Direktur Bisnis Bank Kalsel, Akhmad Fauzi Noor menegaskan bahwa Bank Kalsel terus memperluas jangkauan literasi keuangan dengan menggandeng sekolah, Pramuka, dan lembaga pendidikan lainnya.

“Bank Kalsel hadir bukan hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi sebagai mitra pembangunan daerah. Melalui kegiatan SKK Cakap Penabung ini, kami ingin memastikan generasi muda di Kalimantan Selatan tidak hanya mengenal dunia keuangan, tetapi mampu mempraktikkan kebiasaan menabung secara konsisten. SimPel dan SimPel iB menjadi solusi terbaik untuk memulai perjalanan finansial sejak dini,” ujar Fauzi.

Sementara itu, Kepala OJK Provinsi Kalimantan Selatan, Agus Maiyo, mengapresiasi sinergi antara OJK, Bank Kalsel, dan Pramuka Uniska dalam memperkuat literasi serta inklusi keuangan.

“Kami sangat mengapresiasi peran Bank Kalsel dan Pramuka Uniska dalam membangun budaya menabung sejak dini. Literasi keuangan bukan hanya pengetahuan, tetapi keterampilan hidup. Dengan memahami cara menabung dan mengelola uang, para Pramuka dapat tumbuh menjadi generasi yang bijak secara finansial. OJK akan terus mendorong kolaborasi seperti ini agar semakin banyak pelajar merasakan manfaatnya,” terang Maiyo.

Kegiatan ini ditutup dengan komitmen bersama antara Bank Kalsel, OJK Provinsi Kalsel, dan Gerakan Pramuka Uniska untuk terus menghadirkan program edukasi keuangan berkelanjutan.

Sinergi ini diharapkan meningkatkan kemampuan pelajar dalam mengelola keuangan pribadi, mencegah penggunaan layanan keuangan ilegal, serta membangun kebiasaan menabung sejak usia dini.

Bank Kalsel juga menegaskan komitmennya untuk terus aktif menyediakan layanan perbankan yang mudah dijangkau serta mendukung program pemerintah dalam meningkatkan indeks literasi dan inklusi keuangan di Kalimantan Selatan.

(Sumber : Bank Kalsel)

[feed_them_social cpt_id=57496]