Modus Pelatih Silat Terbongkar, Polresta Banjarmasin Ungkap Kasus Dugaan Kekerasan Seksual

Polisi ungkap kasus pelecehan di Kota Banjarmasin. (Foto : Ist)

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Polisi mengungkap dugaan modus yang digunakan seorang pelatih bela diri dalam kasus kekerasan seksual terhadap muridnya di Banjarmasin.

Tersangka berinisial BS (25) diduga mengajak korban datang ke rumahnya dengan alasan meminjam peralatan olahraga. Setibanya di lokasi, korban kemudian diminta masuk dengan dalih keperluan latihan.

Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin Kompol Eru Alsefa, mewakili Plh. Kapolresta Kombes Pol Timbul RK Siregar mengatakan, situasi tersebut diduga dimanfaatkan tersangka untuk melakukan perbuatan melanggar hukum.

Peristiwa itu dilaporkan terjadi pada Rabu malam, 22 April 2026, di Kecamatan Banjarmasin Timur.

Korban disebut sempat melakukan perlawanan hingga akhirnya berhasil meninggalkan lokasi. Polisi juga mengungkap adanya dugaan intimidasi agar korban tidak menceritakan kejadian tersebut.

“Pelaku sudah kami amankan dan saat ini menjalani proses hukum lebih lanjut,” ujar Kompol Eru, Selasa (5/5).

Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan yang diterima polisi pada 23 April 2026. Selanjutnya, petugas melakukan serangkaian penyelidikan, mulai dari olah tempat kejadian perkara, pemeriksaan saksi, hingga gelar perkara.

Tersangka akhirnya ditangkap pada Kamis, 30 April 2026 sekitar pukul 11.30 Wita, di lokasi yang tidak jauh dari tempat kejadian.

Dalam penangkapan tersebut, polisi turut menyita dua unit telepon genggam serta sejumlah barang yang berkaitan dengan perkara.

Saat ini, penyidik masih mendalami kasus tersebut. Dua korban telah teridentifikasi dan tidak menutup kemungkinan jumlahnya bertambah.

Polisi mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila mengetahui atau mengalami kejadian serupa.

(Api/Ahmad M)