JURNALKALIMANTAN COM, JAKARTA – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan kunjungan kerja ke DPRD DKI Jakarta , belum lama tadi.
Rombongan dipimpin Wakil Ketua DPRD Kalsel, H. M. Alpiya Rachman, S.E., M.M., bersama Wakil Ketua H. Kartoyo, M.M.
Dalam pertemuan tersebut, Banggar DPRD Kalsel mempelajari dan mendalami pengelolaan anggaran kedewanan. Selain itu, mereka juga menanyakan mekanisme pokok-pokok pikiran (pokir) dewan yang selama ini diterapkan di sejumlah daerah.
Wakil Ketua DPRD Kalsel, Alpiya Rachman, menjelaskan bahwa berdasarkan paparan DPRD DKI Jakarta, tidak terdapat skema pokir seperti di daerah lain. Kegiatan yang diakomodasi dalam anggaran, kata dia, disesuaikan langsung dengan dokumen perencanaan daerah, khususnya Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).
“Seluruh program dan kegiatan diselaraskan dengan prioritas pembangunan yang telah ditetapkan dalam RKPD, sehingga tidak ada nomenklatur khusus berupa pokok pikiran dewan,” ujarnya.
Sementara itu, Kartoyo menambahkan bahwa di DKI Jakarta, eksekutif dan legislatif bersama-sama mewujudkan visi dan misi kepala daerah, dalam hal ini Gubernur DKI Jakarta.
“Itulah yang kita pelajari. Nantinya kita juga akan memperketat pengawasan melalui evaluasi-evaluasi terhadap anggota dewan yang sering terjun ke lapangan,” pungkas Kartoyo.
Rombongan Banggar DPRD Kalsel diterima oleh Elva Fahri Qolbina, anggota DPRD DKI Jakarta dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Ia menyambut positif kunjungan tersebut sebagai ajang berbagi informasi dan praktik pengelolaan anggaran antar daerah.
Menurutnya, pertemuan tersebut menjadi ruang berbagi dua arah. Ia pun mengaku mendapat banyak informasi dan pandangan dari para wakil rakyat “Rumah Banjar” asal Kalimantan Selatan. (YUN)














