JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin memperkuat kapasitas generasi muda agar mampu berperan aktif sebagai pelopor dan pelapor dalam menghadapi berbagai persoalan anak di era digital.
Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Capacity Building dan Temu Forum Anak Daerah Kota Banjarmasin Tahun 2026, mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan” di Aula Banjarmasin Creative Hub, Sabtu (18/7/26).
Kegiatan yang digelar selama dua hari, 18-19 Juli 2026 tersebut, dibuka Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Ichrom Muftezar, mewakili Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR.
Turut hadir Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Banjarmasin, M. Ramadhan. Kegiatan ini diikuti sekitar 100 peserta yang terdiri atas Forum Anak Kota Banjarmasin, Forum Anak Kecamatan, serta perwakilan pelajar dari berbagai sekolah.
Sekda Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemko Banjarmasin dalam meningkatkan kapasitas generasi muda, khususnya anggota Forum Anak.

Menurutnya, anak-anak perlu dibekali pemahaman mengenai berbagai isu yang mereka hadapi, termasuk tantangan di ruang digital seperti perundungan siber atau cyber bullying.
“Kegiatan ini bertujuan agar anak-anak, khususnya Forum Anak, mendapatkan informasi dan insight terkait isu-isu terkini yang dihadapi anak, salah satunya mengenai perundungan siber (cyber bullying) dan berbagai tantangan lainnya,” ujarnya.
Ia berharap pengetahuan yang diperoleh peserta tidak berhenti pada kegiatan tersebut, tetapi dapat disebarluaskan kepada teman sebaya di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Dengan demikian, anggota Forum Anak diharapkan mampu menjadi penggerak yang membantu mencegah berbagai persoalan yang dapat mengganggu tumbuh kembang anak.
“Harapan kami, pengetahuan yang mereka peroleh selama pelatihan ini dapat disampaikan kembali kepada teman-temannya di sekolah sehingga mampu mengantisipasi berbagai dampak negatif yang dapat mengganggu tumbuh kembang anak,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala DPPPA Kota Banjarmasin, M. Ramadhan menyampaikan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung terwujudnya Banjarmasin sebagai Kota Layak Anak.
Ia menjelaskan, peserta mendapatkan beragam materi untuk meningkatkan kapasitas sekaligus membangun karakter sebagai generasi penerus.
Materi yang diberikan mencakup kepemimpinan, komunikasi, pencegahan kekerasan terhadap anak dan perempuan, motivasi, hingga penguatan keberanian dalam menyampaikan aspirasi.
“Peserta dibekali kemampuan berkomunikasi, materi tentang pencegahan kekerasan terhadap anak dan perempuan di lingkungan keluarga maupun sekolah, motivasi, kepemimpinan, hingga bagaimana mereka berani menyuarakan aspirasi dan mendewasakan diri dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.
Tak hanya isu perlindungan anak, peserta juga dibekali pengetahuan mengenai mitigasi bencana, pencegahan dan penanganan kebakaran, serta kepedulian terhadap kebersihan dan pengelolaan sampah.
Menurut Ramadhan, materi tersebut sejalan dengan program prioritas Pemko Banjarmasin untuk membangun kesadaran generasi muda terhadap pentingnya menjaga lingkungan.
“Mereka juga akan mendapatkan materi mengenai pencegahan dan penanganan kebakaran di lingkungan, kemudian bagaimana meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan pengelolaan sampah,” tuturnya.
Ramadhan berharap para peserta dapat menjadi contoh sekaligus penggerak perubahan di lingkungan masing-masing.
“Mereka adalah generasi penerus yang nantinya diharapkan mampu menjadi pelopor, pelapor, sekaligus agen perubahan dalam menciptakan lingkungan yang aman, ramah anak, dan berkarakter,” pungkasnya.
Melalui kegiatan tersebut, Pemko Banjarmasin menegaskan komitmennya untuk membangun generasi muda yang cerdas, berkarakter, berani menyuarakan aspirasi, serta peduli terhadap sesama dan lingkungan.
Penguatan kapasitas Forum Anak diharapkan semakin memperkuat peran anak dalam mendukung terwujudnya Banjarmasin sebagai Kota Layak Anak.
(Adv/Ih)













