Tingkatkan Higiene Makanan, Dinkes Banjarmasin Latih Penjamah Pangan SPPG

Pelaksana Tugas Kepala Dinkes Dr. H. M. Ramadhan, S.E., M.E., Ak., CA (kiri) saat menyampaikan materi. (Foto: Ist)

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin menggelar Pelatihan Keamanan Pangan Siap Saji bagi Penjamah Pangan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), di Aula Besar Kantor Dinkes, Sabtu (14/3/2026).

Kegiatan ini merupakan pelatihan ke-9 yang diselenggarakan, untuk meningkatkan kompetensi para penjamah pangan dalam menjaga keamanan dan higienitas makanan siap saji.

Pelaksana Tugas Kepala Dinkes Dr. H. M. Ramadhan, S.E., M.E., Ak., CA mengatakan, pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap para penjamah pangan agar mampu menerapkan prinsip keamanan pangan secara baik.

“Pelatihan ini bertujuan memastikan makanan yang diolah dan disajikan tetap higienis, aman dikonsumsi, serta meminimalkan risiko kontaminasi silang dan penyakit bawaan makanan,” ujarnya.

Ramadhan menjelaskan, jumlah SPPG di Banjarmasin saat ini mencapai 55 unit, atau bertambah tiga unit dibanding sebelumnya. Dari jumlah tersebut, 53 SPPG telah menjalani Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) dan 26 SPPG telah memiliki Sertifikat Laik Hygiene Sanitasi (SLHS).

Sementara itu, jumlah penjamah makanan tercatat sebanyak 2.553 orang, dengan 2.098 orang telah memiliki sertifikat dan 455 orang lainnya masih dalam proses sertifikasi.

Pelatihan ini diikuti oleh 145 peserta yang berasal dari berbagai SPPG di Banjarmasin. Materi yang disampaikan berjumlah tujuh topik, mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 17 Tahun 2025 tentang Standar Kegiatan Usaha dan Produk pada Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Sektor Kesehatan.

Beberapa materi yang diberikan antara lain kebijakan keamanan pangan siap saji, bahan tambahan makanan, pembersihan dan sanitasi peralatan, pemeliharaan lingkungan kerja serta pengendalian vektor dan binatang pembawa penyakit, cemaran pangan dan penyakit bawaan makanan, higiene perorangan, serta tahapan proses produksi pangan siap saji.

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah
narasumber dari berbagai institusi, di antaranya Plt. Kadinkes sendiri, kemudian Ketua Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Banjarbaru Dr. H.M. Irfa’i, S.S.T., M.T., dan Kepala Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Banjarbaru Dr. Isnawati, S.K.M., M.Kes.

Selanjutnya ada Pengawas Farmasi dan Makanan Ahli Madya Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Banjarbaru Gusti Maulita Indriyana, S.Si., Apt., serta General Manager Hotel Zuri Express yang juga anggota Indonesian Chef Association (ICA) Wira Vici Pratama Krishna Wibowo.

Melalui pelatihan ini, Dinkes berharap seluruh penjamah pangan dapat menerapkan standar higiene dan sanitasi yang baik, sehingga makanan yang disajikan kepada masyarakat tetap aman, sehat, dan berkualitas.

(Ih/Ahmad M)