JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Program bantuan kaki palsu bagi penyandang disabilitas di Kalimantan Selatan kembali dilaksanakan tahun ini dengan prioritas bagi yang paling membutuhkan.
Kepala Seksi Rehabilitasi Penyandang Disabilitas dan Lanjut Usia Dinas Sosial Provinsi Kalsel, H. Rudiyani, S.Sos, M.Si
menyampaikan bahwa penyaluran bantuan diawali dengan pendataan dan pengukuran kondisi fisik calon penerima, seperti lebar paha dan kebutuhan spesifik lainnya, agar alat bantu sesuai.
”Pelaksanaan program dijadwalkan pada 29 Mei, sementara lokasi penyerahan akan ditentukan kemudian oleh Dinas Sosial,” ujarnya ketika ditemui di sosialisasi peraturan daerah anggota DPRD Kalsel Rosehan NB, Rabu (18/3/2026).
Menurut Rudiyani, Program ini merupakan agenda rutin tahunan. Tahun ini, melalui APBD, disiapkan 10 unit kaki palsu dan 10 kursi roda. Selain itu, dukungan juga datang dari pihak ketiga, seperti Bank Kalsel.
Sosialisasi dilakukan melalui pemerintah kabupaten/kota serta koordinasi dengan berbagai organisasi penyandang disabilitas agar informasi cepat tersampaikan.
Saat ini, data calon penerima masih dalam proses pengumpulan dari daerah. Karena jumlah bantuan terbatas, seleksi dilakukan dengan mengutamakan penerima yang paling membutuhkan.
”Program ini diharapkan terus berlanjut guna meningkatkan mobilitas dan kualitas hidup penyandang disabilitas di Kalimantan Selatan,” pungkasnya. (YUN)














