Banjar  

Ali Syahbana Institute Hadir di Kalsel, Jembatani Kesenjangan Teori dan Praktik SDM

Derektur Eksekutif Ali Syahbana Institute.

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJAR – Upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kalimantan Selatan mendapat dorongan baru, dengan diperkenalkannya Ali Syahbana Institute sebagai pusat kajian dan pengembangan SDM, Senin (4/5/2026).

Lembaga yang berkedudukan di Karang Intan, Kabupaten Banjar ini, diinisiasi oleh M. Ali Syahbana yang juga menjabat sebagai Direktur Eksekutif. Ia menilai masih terdapat kesenjangan antara penguasaan teori dan kemampuan implementasi di lapangan.

“Kita berada di era di mana penguasaan ilmu pengetahuan harus linier dengan ketangkasan bertindak,” ujarnya.

Menurutnya, Ali Syahbana Institute tidak hanya menjadi wadah akademik, tetapi juga motor penggerak yang mampu menjawab kebutuhan praktis di berbagai sektor.

Institusi ini dirancang untuk keluar dari stigma “menara gading” yang kerap melekat pada lembaga kajian. Sebaliknya, pendekatan yang diusung menekankan sinergi antara riset akademis dengan kebutuhan riil masyarakat, agar hasil kajian dapat langsung diimplementasikan.

Dalam memperkuat kapasitas kelembagaan, Ali Syahbana Institute menggandeng sejumlah pakar dari berbagai bidang, mulai dari birokrasi, ekonomi hingga tata kota. Di antaranya Abdul Haris Makkie, Ahmad Yunani, serta Nanda Febryan Pratamajaya yang tergabung dalam dewan pakar.

Ahmad Yunani menilai kehadiran pusat kajian tersebut menjadi kebutuhan mendesak bagi daerah, terutama dalam menghadapi persaingan global.

“Kesiapan teknis dan mental masyarakat menjadi kunci utama. Kolaborasi antara akademisi dan praktisi seperti ini sangat penting,” ujarnya.

Ke depan, Ali Syahbana Institute berkomitmen memperluas jaringan kerja sama lintas sektor, baik di tingkat daerah maupun nasional. Langkah ini dicanangkan untuk membantu pembangunan ekosistem pengembangan SDM yang tangguh, berintegritas, dan berkelanjutan.

Kehadiran lembaga ini diharapkan pihak Ali Syahbana Institute, bisa menjadi fondasi baru dalam mencetak SDM unggul di Kalsel yang adaptif dan siap bersaing di tengah dinamika global.

(Tul/Ahmad M)