JURNALKALIMANTAN.COM, BANJAR – Kegiatan pengembangan sumber daya pemuda bertajuk “Psychology of Money Part II : Membangun Fondasi Ekonomi Lokal” digelar di Desa Pandak Daun, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Banjar bersama Anggota DPRD Kabupaten Banjar Ali Syahbana, yang hadir sebagai pemateri utama.
Dalam pemaparannya, Ali Syahbana menegaskan, bahwa pemuda merupakan penentu arah masa depan daerah. Ia menyebut generasi muda Banjar sebagai “mutiara” yang harus diasah melalui penguatan ilmu, wawasan, serta karakter, khususnya dalam bidang ekonomi dan pengelolaan keuangan.
Menurutnya, tanpa kesiapan intelektual dan mental, bonus demografi berpotensi menjadi beban, bukan kekuatan pembangunan.
Ali menjelaskan, konsep _psychology of money_ tidak hanya berbicara tentang cara memperoleh uang, tetapi juga bagaimana membangun pola pikir, kebiasaan, serta sikap yang sehat dalam mengelola keuangan.
Ia menekankan pentingnya disiplin finansial, kemampuan menentukan prioritas, serta keberanian berinovasi dalam mengembangkan ekonomi lokal. Dengan bekal tersebut, pemuda diharapkan tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha.
“Pemuda Banjar harus lebih giat membekali diri dengan ilmu dan wawasan. Masa depan daerah ini ada di tangan kalian. Dari sini saya berharap lahir mutiara-mutiara muda yang mampu menggerakkan ekonomi lokal dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya usai kegiatan, Selasa (21/4/2026).
Sementara itu, Kepala Desa Pandak Daun Sarbani, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai materi yang disampaikan mampu membuka wawasan baru bagi para pemuda desa terkait pentingnya literasi ekonomi dan pengelolaan keuangan yang bertanggung jawab.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Disbudporapar dan Bapak Ali Syahbana yang telah memberikan pemahaman baru kepada pemuda kami. Ini menjadi bekal penting untuk menata masa depan dan membangun desa,” kata Sarbani.
Turut hadie Kepala Bidang pemuda Dr.Muhari dan Kasi Pemberdayaan dan Pengembangan Pemuda Supriyadi.
(Tul/Ahmad M)














