Dukung Inklusi Keuangan, Bank Kalsel Hadir di Sekolah Lewat Program Edukasi Keuangan

Bank Kalsel Mengajar di SMA Negeri 6 Banjarmasin, Kamis (23/4). (Foto : Ist)

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 sekaligus mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan di kalangan pelajar, Bank Kalsel menggelar program “Bank Kalsel Mengajar” secara serentak di 18 kantor cabang.

Program tersebut berlangsung pada 4 hingga 13 Mei 2026 dengan menyasar sekolah tingkat SD, SMP, hingga SMA/SMK sederajat di wilayah kerja masing-masing cabang.

Melalui kegiatan itu, pimpinan cabang Bank Kalsel hadir langsung ke sekolah-sekolah untuk memberikan edukasi mengenai pengelolaan keuangan sejak dini, pentingnya budaya menabung, serta pengenalan layanan perbankan secara edukatif dan interaktif.

Program “Bank Kalsel Mengajar” merupakan bentuk komitmen Bank Kalsel sebagai bank pembangunan daerah yang tidak hanya berfokus pada layanan keuangan, tetapi juga berperan aktif mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan literasi keuangan masyarakat sejak usia dini.

Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, mengatakan program tersebut menjadi langkah nyata perusahaan dalam membangun kedekatan dengan generasi muda sekaligus meningkatkan pemahaman keuangan di lingkungan pelajar.

“Melalui program ini, Bank Kalsel ingin hadir lebih dekat dengan dunia pendidikan serta memberikan pemahaman kepada generasi muda mengenai pentingnya pengelolaan keuangan sejak dini. Kami berharap kegiatan ini dapat membentuk budaya menabung dan meningkatkan literasi keuangan pelajar secara berkelanjutan,” ujarnya melalui pres rilis, Jum’at (8/5/26).

Adapun rangkaian kegiatan yang dilaksanakan meliputi edukasi literasi keuangan, pengenalan produk dan layanan perbankan seperti tabungan pelajar dan digital banking, sesi tanya jawab interaktif, permainan edukatif, hingga pembagian souvenir edukatif kepada peserta.

Melalui program “Bank Kalsel Mengajar”, Bank Kalsel diharapkan dapat mendukung program inklusi keuangan nasional, meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya layanan keuangan formal, sekaligus memperkuat citra perusahaan sebagai bank daerah yang peduli terhadap pendidikan dan masa depan generasi muda.

(Adv)