JURNALKALIMANTAN.COM, BARITO KUALA – Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Batola) melakukan monitoring pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026 guna memastikan proses demokrasi di tingkat desa berjalan aman, lancar, dan transparan.
Dari puluhan desa yang melaksanakan Pilkades, sebanyak tujuh desa telah menerapkan sistem elektronik atau e-voting dalam proses pemungutan suara.
Monitoring dilakukan langsung oleh Bupati Barito Kuala, H. Bahrul Ilmi, dan Wakil Bupati, H. Herman Susilo, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ahad (7/6/2026), untuk memastikan seluruh tahapan berjalan kondusif, pemantauan dibagi menjadi dua tim.
Tim 1 dipimpin Bupati Batola bersama Kepala Kejaksaan Negeri, Ketua DPRD, Kapolres, Dandim 1005, dan Ketua Pengadilan Negeri. Tim ini memantau Pilkades di Desa Sungai Pantai, Kecamatan Rantau Badauh; Desa Karang Bunga, Kecamatan Mandastana; Desa Beringin, Kecamatan Alalak; Desa Tinggiran Tengah, Kecamatan Mekarsari; hingga Desa Purwosari 1, Kecamatan Tamban.
Tim 1 turut didampingi koordinator lapangan dari berbagai instansi, antara lain Kepala Kesbangpolinmas, Kepala Satpol PP, serta unsur intelijen dan operasi dari TNI, Polri, dan Kejaksaan.
Sementara itu, Tim 2 dipimpin Wakil Bupati Batola, Sekretaris Daerah, dan Danyon dengan rute monitoring meliputi Desa Karya Maju dan Desa Sidomakmur di Kecamatan Marabahan, Desa Kolam Kiri di Kecamatan Wanaraya, serta Desa Anjir Muara.
Tim 2 juga melibatkan sejumlah pejabat daerah sebagai koordinator lapangan, di antaranya Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Kasat Satpol PP, Kabag Hukum, Kabid E-Government Diskominfo, serta Kabid Pembinaan Pendidikan.
Pada titik monitoring terakhir di Desa Purwosari 1, Kecamatan Tamban, Bupati Bahrul Ilmi meninjau langsung proses pemungutan hingga penghitungan suara guna memastikan pelaksanaan Pilkades berjalan tertib dan sesuai prosedur.
Dalam kesempatan tersebut, Bahrul Ilmi menyampaikan bahwa pelaksanaan Pilkades tahun ini mencakup 25 desa yang menggelar pemilihan kepala desa serentak, sementara delapan desa lainnya melaksanakan Pemilihan Antar Waktu (PAW) kepala desa.
Monitoring ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Pemkab Batola dalam menjaga kualitas demokrasi desa agar berlangsung jujur, adil, dan kondusif.
(Adv/Diskominfo batola)













