Wabup Balangan Ajak Masyarakat Maknai Hijrah dengan Perkuat Ekonomi Lokal

Wakil Bupati Balangan, Akhmad Fauzi mengajak masyarakat memaknai semangat hijrah, pada peringatan Tahun Baru Islam 1448 H, di Masjid Al-Akbar Balangan, Paringin Selatan, Ahad (14/6). (Foto : Mc Balangan)

JURNALKALIMANTAN.COL, BALANGAN – Pemerintah Kabupaten Balangan menggelar kegiatan keagamaan dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, di Masjid Al Akbar Balangan, Kecamatan Paringin Selatan, Ahad (14/6/26).

Kegiatan yang dihadiri masyarakat, tokoh agama, dan jajaran pemerintah daerah tersebut menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai keislaman sekaligus merefleksikan makna hijrah dalam kehidupan sehari-hari.

Wakil Bupati Balangan Akhmad Fauzi mengajak masyarakat memaknai semangat hijrah sebagai upaya melakukan perubahan ke arah yang lebih baik, baik dalam aspek spiritual maupun kehidupan sosial dan ekonomi.

Menurutnya, hijrah yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW tidak hanya bermakna perpindahan tempat, tetapi juga perubahan sikap, pola pikir, dan perilaku menuju kehidupan yang lebih baik.

“Kita memaknai semangat hijrah sebagai perubahan diri dari yang sebelumnya kurang baik menjadi lebih baik lagi,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Akhmad Fauzi juga mengajak masyarakat menerapkan konsep “hijrah finansial” dengan lebih bijak dalam mengelola keuangan, terutama di tengah berbagai tantangan ekonomi saat ini.

Ia mendorong masyarakat untuk mengurangi belanja daring yang tidak diperlukan dan lebih mengutamakan produk UMKM serta pedagang lokal sebagai bentuk dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

“Mari kuatkan ekonomi di banua dengan saling menghidupi lewat belanja di UMKM dan pedagang lokal Balangan. Insyaallah, dengan saling menghidupi, rezeki kita akan terus berputar,” katanya.

Rangkaian kegiatan peringatan Tahun Baru Islam tersebut diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, istigfar, selawat, zikir bersama, serta tausiah agama yang disampaikan oleh Syekh Abdus Shabour Al Kayyaali Ar Rifa’ie dari Istanbul, Turki.

Dalam tausiahnya, Syekh Abdus Shabour menjelaskan bahwa peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah merupakan salah satu tonggak penting dalam sejarah Islam yang menjadi awal berkembangnya peradaban Islam.

Menurutnya, hijrah tidak hanya menyelamatkan dakwah Islam, tetapi juga melahirkan masyarakat Islam yang kuat, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta menjadi awal berdirinya pusat peradaban melalui pembangunan Masjid Nabawi yang berfungsi sebagai pusat ibadah, pendidikan, dan musyawarah umat.

Ia mengajak umat Islam untuk meneladani semangat hijrah dengan terus memperbaiki diri, memperkuat persatuan, dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan serta masyarakat.

Melalui peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah ini, masyarakat Balangan diharapkan dapat mengambil hikmah dari perjalanan hijrah Rasulullah SAW sebagai inspirasi untuk meningkatkan kualitas diri, mempererat persaudaraan, dan bersama-sama membangun daerah yang lebih maju dan sejahtera.

(Adv/MC Balangan)