JURNALKALIMANTAN.COM, BARITO KUALA – Kondisi ruas Jalan Jambu–Kabuau, Kecamatan Kuripan Kabupaten Barito Kuala, kembali menjadi perhatian setelah dikeluhkan warga, karena mengalami kerusakan di sejumlah titik.
Jalan yang menjadi akses utama masyarakat itu bergelombang dan berlobang di sejumlab titik.
Hingga kini, sebagian besar ruas jalan masih berupa tanah dan kerikil tanpa lapisan pengerasan yang kuat.
Akibatnya, saat musim hujan maupun ketika air pasang, badan jalan berubah menjadi berlumpur sehingga menyulitkan kendaraan roda dua maupun roda empat untuk melintas.
Warga menyebut penanganan yang dilakukan selama ini masih bersifat sementara, seperti penimbunan dan tambal sulam, sehingga kerusakan kembali terjadi dalam waktu singkat.
Menanggapi aspirasi tersebut, Ketua Komisi III DPRD Barito Kuala, Saleh, menegaskan pihaknya akan memperjuangkan perbaikan ruas Jalan Jambu–Kabuau agar dapat ditangani secara menyeluruh.
“Kami akan memperjuangkan perbaikan Jalan Jambu – Kabuau sebaik mungkin. Jalan ini merupakan jalur utama yang menunjang aktivitas masyarakat sehari-hari. Jika terus dibiarkan rusak, tentu akan mengganggu keselamatan pengguna jalan sekaligus menghambat distribusi kebutuhan maupun hasil usaha masyarakat,” ujarnya, Jumat (26/6/2026).
Politikus Partai Golkar itu mengatakan DPRD akan berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta mengupayakan dukungan anggaran perubahan tahun 2026 agar perbaikan dapat segera direalisasikan.
Menurutnya, penanganan yang direncanakan tidak hanya sebatas penimbunan, tetapi meliputi perataan, peninggian badan jalan, hingga pengerasan permukaan agar lebih kuat dan tahan lama.
“Kami berharap penanganan ini bisa segera direalisasikan sehingga masyarakat tidak lagi mengalami kesulitan saat melintas, terutama menjelang musim hujan,” katanya.
Dengan perbaikan yang dilakukan secara menyeluruh, ruas Jalan Jambu–Kabuau diharapkan dapat mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, meningkatkan keselamatan pengguna jalan, serta memperlancar aktivitas ekonomi di wilayah tersebut.
(Alibana/Ang)













