JURNALKALIMANTAN.COM, BARITO KUALA – Sejumlah mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari, menyampaikan aspirasi terkait sejumlah isu daerah kepada DPRD Kabupaten Barito Kuala, dalam audiensi yang digelar di Kantor DPRD Batola, Kamis (2/7/2026).
Audiensi diterima Ketua Komisi III DPRD Barito Kuala, Saleh, bersama anggota DPRD H. Maslan. Pertemuan tersebut menjadi wadah dialog antara mahasiswa dan legislatif untuk membahas berbagai persoalan yang menjadi perhatian generasi muda.
Saleh mengapresiasi kehadiran mahasiswa yang dinilai membawa masukan konstruktif bagi pembangunan daerah.
“Alhamdulillah hari ini kita dikunjungi adik-adik mahasiswa UIN. Selain bersilaturahmi, mereka juga menyampaikan saran dan masukan,” ujarnya.
Dalam pertemuan itu, mahasiswa menyampaikan tiga poin utama. Pertama, mengenai pembangunan asrama mahasiswa Barito Kuala di kawasan sekitar Kampus UIN Antasari.

Saat ini, pemerintah daerah baru memiliki asrama putri, sedangkan pembangunan asrama putra belum terealisasi.
Pembangunan asrama putra tertunda sejak 2019 akibat pandemi Covid-19. Padahal, lahan untuk pembangunan masih tersedia sehingga mereka berharap dapat melanjutkan proyek tersebut sesuai kemampuan keuangan daerah.
Aspirasi kedua berkaitan dengan pengelolaan sampah di Kabupaten Barito Kuala. Mahasiswa menilai masih terdapat sejumlah titik tempat pembuangan sementara (TPS) yang penempatannya kurang layak sehingga perlu menjadi perhatian pemerintah daerah.
Selanjutnya, juga mempertanyakan program beasiswa bagi mahasiswa Barito Kuala. Mereka menilai mekanisme bantuan pendidikan yang selama ini bersumber dari dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) kepala daerah belum memiliki data yang jelas terkait jumlah penerima maupun besaran bantuan setiap tahunnya.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Saleh mengatakan DPRD akan berkoordinasi dengan komisi dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar usulan mahasiswa dapat dibahas lebih lanjut.
“Karena mitra kerjanya Komisi II dengan Dinas Pendidikan, nanti akan kita sampaikan dan bahas dalam rapat kerja terkait beasiswa ini,” katanya.
DPRD Barito Kuala berharap komunikasi dengan kalangan mahasiswa dapat terus terjalin sehingga berbagai masukan dari generasi muda dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah.
(Adv/Alibana)













