JURNALKALIMANTAN.COM, RANTAU – Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislautkan) Provinsi Kalimantan Selatan terus memperkuat Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN) sebagai upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus mendukung pencegahan stunting. Program ini merupakan bagian dari tindak lanjut arahan Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, agar seluruh perangkat daerah terus menghadirkan program yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan GEMARIKAN kali ini digelar di TK Negeri Pembina Rantau, Jalan Bupati Said Alwi, Desa Perintis, Kabupaten Tapin, Rabu (15/7/2026). Anak-anak usia dini menjadi sasaran utama edukasi guna menanamkan kebiasaan mengonsumsi ikan sejak dini sebagai sumber protein hewani yang kaya gizi.
Kegiatan dihadiri Sekretaris TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan Rachmah Norlias yang mewakili Ketua TP PKK Provinsi Kalsel, Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Kalsel sekaligus Ketua Pokja Bunda PAUD Provinsi Kalsel Masrupah Syarifuddin, Sekretaris Dislautkan Kalsel Nadiyah yang mewakili Kepala Dislautkan Kalsel, Ketua TP PKK Kabupaten Tapin beserta jajaran, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tapin, serta Kepala TK Negeri Pembina Rantau.
Materi edukasi disampaikan oleh Sukmawati dari TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan dan Khairuddin dari Dislautkan Kalsel.
Kegiatan juga dirangkai dengan penyerahan simbolis paket olahan hasil perikanan kepada para peserta sebagai bentuk dukungan dalam membiasakan konsumsi ikan sejak usia dini.
Kepala Dislautkan Kalimantan Selatan, Rusdi Hartono, menegaskan bahwa pihaknya akan terus menjalankan arahan Gubernur H. Muhidin untuk memperluas edukasi GEMARIKAN hingga ke berbagai daerah di Kalimantan Selatan.
“Arahan Bapak Gubernur H. Muhidin sangat jelas, yakni bagaimana program pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui GEMARIKAN, kami ingin menanamkan budaya makan ikan sejak usia dini sebagai investasi untuk menciptakan generasi Kalimantan Selatan yang sehat, cerdas, kuat, dan bebas stunting. Dislautkan Kalsel akan terus menggencarkan program ini secara berkelanjutan di seluruh kabupaten dan kota,” ujar Rusdi Hartono.
Melalui edukasi yang dikemas secara menarik dan menyenangkan, Dislautkan Kalsel berharap kebiasaan mengonsumsi ikan dapat menjadi bagian dari gaya hidup anak-anak sejak dini, sehingga mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Banua pada masa mendatang.
(Sumber : Dislautkan KalSel)













