Wali Kota Banjarmasin Buka Pelatihan Duta Pancasila, Siapkan Purna Paskibraka Jadi Agen Perubahan

Wali Kota Banjarmasin saat membuka Pelatihan Duta Pancasila, Jum'at (10/7). (Foto : Ist)

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar Pembinaan Lanjutan Pelatihan Duta Pancasila bagi Purna Paskibraka Kota Banjarmasin Penugasan Tahun 2025. Kegiatan berlangsung di Aula Kayuh Baimbai Balai Kota Banjarmasin, Jumat (10/7/26).

Pelatihan dibuka langsung oleh Wali Kota Banjarmasin, H. Muhammad Yamin HR, didampingi Kepala Badan Kesbangpol Ahmad Muzaiyin, dan diikuti sebanyak 34 Purna Paskibraka yang dipersiapkan menjadi Duta Pancasila Tahun 2026.

Dalam sambutannya, Wali Kota Yamin mengapresiasi Kesbangpol, atas penyelenggaraan pelatihan yang bertujuan memperkuat kapasitas generasi muda sebagai penggerak nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat.

“Pelatihan ini sebagai upaya meningkatkan kapasitas para peserta, serta memperkuat komitmen generasi muda dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila di tengah kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” ujarnya.

Menurut Yamin, di tengah derasnya arus globalisasi dan pesatnya perkembangan teknologi informasi, Indonesia membutuhkan generasi muda yang memiliki karakter kuat, berintegritas, berwawasan kebangsaan, serta mampu menjadi perekat persatuan.

“Bangsa Indonesia membutuhkan generasi muda yang berkarakter, berintegritas, berwawasan kebangsaan, serta mampu menjadi perekat persatuan. Para Purna Paskibraka merupakan generasi muda pilihan yang telah ditempa melalui proses pembinaan yang menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, kerja sama, serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara,” katanya.

Ia berharap para peserta mampu menjalankan perannya sebagai Duta Pancasila dengan menjadi teladan sekaligus agen perubahan di lingkungan masing-masing.

“Melalui peran sebagai Duta Pancasila, saya berharap saudara-saudara mampu menjadi teladan di tengah masyarakat. Jadilah agen-agen perubahan yang aktif menyebarluaskan nilai-nilai toleransi, gotong royong, rasa cinta tanah air, penghormatan terhadap keberagaman, dan semangat menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegasnya.

Yamin juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Banjarmasin untuk terus mendukung pembinaan generasi muda melalui berbagai program penguatan wawasan kebangsaan, bela negara, dan pendidikan karakter.

Ia berpesan agar seluruh peserta mengikuti setiap materi pelatihan dengan sungguh-sungguh sebagai bekal dalam menjalankan peran di masa mendatang.

“Setelah mengikuti pelatihan ini, kalian tidak hanya menyandang predikat sebagai Duta Pancasila, tetapi juga harus mampu membuktikannya melalui karya, keteladanan, dan aksi nyata dalam kehidupan sehari-hari,” pesannya.

Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Kota Banjarmasin, Ahmad Muzaiyin, menjelaskan pelatihan diikuti 34 Purna Paskibraka Kota Banjarmasin Penugasan Tahun 2025 yang dipersiapkan menjadi Duta Pancasila Tahun 2026.

“Mereka akan mendapatkan pembekalan mengenai wawasan kebangsaan, nilai-nilai Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, kepemimpinan, serta berbagai materi lainnya untuk memperkuat semangat kebangsaan dan persatuan,” jelasnya.

Menurut Ahmad, para peserta diharapkan mampu menjadi teladan sekaligus pionir bagi generasi muda di Kota Banjarmasin.

“Setelah menyelesaikan tugas sebagai Purna Paskibraka, melalui pelatihan ini mereka akan dikukuhkan sebagai Duta Pancasila Kota Banjarmasin Tahun 2026,” ujarnya.

Pelatihan berlangsung selama tiga hari, mulai 10 hingga 12 Juli 2026, dengan harapan seluruh materi yang diberikan dapat menjadi bekal bagi peserta untuk berperan aktif di lingkungan sekolah, keluarga, masyarakat, hingga menjadi calon pemimpin masa depan.

“Semoga seluruh materi yang diberikan dapat menjadi bekal bagi mereka untuk menjadi pribadi yang lebih baik, menjadi teladan di sekolah, keluarga, dan masyarakat, sekaligus mempersiapkan estafet kepemimpinan di Kota Banjarmasin bahkan hingga tingkat nasional,” pungkasnya.

(Adv/Ang)