Kemenpora Sambut Atlet Panjat Tebing Berprestasi

Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga, Surono menjemput kedatangan atlet panjat tebing Indonesia Desak Made dkk di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang (foto:raiky/kemenpora.go.id)

JURNALKALIMANTAN.COM, TANGGERANG – Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) menegaskan komitmennya dalam mendukung atlet nasional untuk terus berprestasi di kancah internasional.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui penyambutan langsung atlet panjat tebing Indonesia usai berlaga di ajang World Climbing Series Krakow dan Chamonix 2026 di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (14/7) sore.

Dikutip dari laman resmi kemenpora.go.id, Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Surono, hadir langsung menyambut kedatangan Desak Made dan Veddriq Leonardo bersama jajaran pelatih, termasuk Galar Pandu Asmoro. Penyambutan ditandai dengan pengalungan bunga sebagai bentuk apresiasi atas capaian para atlet.

Surono menyampaikan terima kasih atas prestasi yang telah diraih atlet panjat tebing Indonesia di level dunia.

“Saya mengucapkan selamat dan terima kasih kepada Desak Made dan Veddriq yang berhasil mempersembahkan medali emas di Kraków dan Chamonix, serta atlet lainnya yang turut meraih medali perak dan perunggu,” ujarnya.

Ia menegaskan, pemerintah melalui Kemenpora akan terus memberikan dukungan penuh, khususnya dalam program pelatihan nasional (pelatnas) dan try out menghadapi berbagai ajang internasional.

“Pemerintah berkomitmen memberikan dukungan fasilitasi pelatnas dan try out untuk persiapan Asian Games 2026 di Jepang, SEA Games 2027 di Malaysia, serta Olimpiade 2028 di Los Angeles,” kata Surono.

Selain itu, dukungan juga diperkuat melalui kebijakan pemerintah pusat. Surono menyebut Presiden Prabowo Subianto turut memberikan perhatian serius terhadap peningkatan prestasi olahraga nasional.

“Presiden berkomitmen mendukung prestasi olahraga Indonesia melalui tambahan anggaran bagi atlet yang dipersiapkan menghadapi berbagai ajang internasional,” tambahnya.

Dalam ajang World Climbing Series 2026, Desak Made berhasil meraih dua medali emas pada nomor speed putri di Kraków dan Chamonix. Sementara itu, Veddriq Leonardo menyumbangkan satu medali emas dari nomor speed putra di Chamonix.

Capaian tersebut kembali menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan utama dunia dalam cabang olahraga panjat tebing. (Viz)