JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Anggota Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan Firman Yusi, meminta Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) segera mengambil langkah nyata untuk melindungi dan memperkuat peternak unggas, khususnya peternak ayam petelur lokal.
Menurut Firman Yusi, peternak ayam petelur di Kalimantan Selatan saat ini menghadapi tekanan akibat masuknya telur dari luar daerah dengan harga lebih murah. Kondisi tersebut membuat peternak lokal kesulitan bersaing di pasaran, terlebih di tengah tingginya biaya produksi, terutama harga pakan yang menjadi komponen terbesar dalam usaha peternakan.
Ia menilai pemerintah perlu menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada peternak rakyat melalui penguatan tata niaga telur, pengawasan terhadap arus masuk telur dari luar daerah sesuai ketentuan, serta upaya menekan biaya produksi dengan mengembangkan bahan baku pakan lokal dan program efisiensi usaha peternakan.
Selain itu, Firman Yusi mendorong penguatan kemitraan, pendampingan teknis, perluasan akses permodalan, dan dukungan pemasaran bagi peternak rakyat.
Menurutnya, pemerintah juga perlu membangun dialog bersama asosiasi peternak dan para pemangku kepentingan guna merumuskan strategi meningkatkan daya saing peternak lokal.
“Peternak ayam petelur lokal harus mendapatkan perlindungan dari pemerintah. Jangan sampai mereka terus terdesak oleh masuknya telur dari luar daerah yang dijual dengan harga lebih murah. Jika kondisi ini dibiarkan, banyak peternak terpaksa mengurangi populasi ternaknya bahkan menghentikan usahanya,” ujar sekretaris fraksi PKS DPRD Kalsel belum lama tadi.
Ia menegaskan, peternak ayam petelur memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan daerah, stabilitas pasokan, pengendalian inflasi pangan, sekaligus menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat.
“Melalui kebijakan yang adil, dukungan terhadap produksi, akses permodalan, dan penguatan pemasaran, saya optimistis peternak lokal mampu berkembang serta menjadi pilar ketahanan pangan di Kalimantan Selatan,” tutupnya. (YUN)













