JURNALKALIMANTAN.COM, JAKARTA – D’MASIV akan menggelar tur bertajuk Asia Home Run di lima negara Asia, yakni Taiwan, Hong Kong, Singapura, Malaysia, dan Indonesia. Tur ini menjadi momentum penting bagi band asal Ciledug tersebut setelah resmi menjadi band independen pada Mei 2026, usai hampir 20 tahun bernaung di bawah label Musica Studios.
Vokalis D’MASIV, Rian Ekky Pradipta, mengatakan tur ini bukan sekadar pertunjukan musik biasa, melainkan langkah besar dalam perjalanan karier mereka.
“Di tahun ini cukup penting karena kami akhirnya bisa menjadi band independen setelah hampir 20 tahun bersama label sebelumnya. Tur lima negara ini bukan tur biasa, ini sangat penting buat karier kami,” ujar Rian dalam konferensi pers di Jakarta, yang dikutip dari liputan6.com.
Konsep Asia Home Run sendiri menggambarkan perjalanan D’MASIV yang dimulai dari berbagai kota di Asia dan akan ditutup di Jakarta pada Desember 2026. Makna “home run” diibaratkan sebagai perjalanan pulang setelah menjelajah panggung internasional.
“Kami sudah 23 tahun bersama, punya delapan album penuh dan tiga album live. Ini saatnya membuat perjalanan baru. Kami ingin mulai dari negara lain dulu dan berakhir di Jakarta,” tambahnya.
Dalam tur ini, D’MASIV juga akan memperkenalkan karya baru mereka, termasuk album berbahasa Inggris yang saat ini tengah dipersiapkan dengan proses rekaman di Los Angeles dan London.
“Kami akan membawakan lagu-lagu terbaru yang kami rekam di luar negeri. Kami sedang mempersiapkan album full berbahasa Inggris,” kata Rian.
Meski melangkah ke panggung internasional, D’MASIV tetap menegaskan identitas mereka sebagai “Bocah Ciledug” yang tidak pernah lepas dari akar asal.
“Di negara mana pun kami selalu bilang kami ‘Bocah Ciledug’. Kami tidak pernah malu menyebut itu,” ujar Rian.
Melalui Asia Home Run, D’MASIV berharap dapat memperluas jangkauan pendengar sekaligus menghadirkan warna baru dalam perjalanan musik mereka, tanpa melupakan identitas yang telah membesarkan nama mereka di industri musik Indonesia.(Viz)













