Wakili Kotabaru, Nabil Jazil Fauzi Tembus Top 5 Duta Genre Kalsel 2026

Wakili Kotabaru, Nabil Jazil Fauzi Tembus Top 5 Duta Genre Kalsel 2026. (Foto: Ist)

JURNALKALIMANTN.COM, KOTABARU – Duta Genre Kabupaten Kotabaru, Muhammad Nabil Jazil Fauzi dan Raisya Nur Afifah, mewakili daerahnya dalam Grand Final Apresiasi Duta Genre Provinsi Kalimantan Selatan 2026, berlangsung di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Minggu (27/9/2026).

Diikuti 26 finalis yang merupakan perwakilan dari 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan, ajang ini diselenggarakan Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan, mengusung tema “Concellation Youth Collaboration in Impactful Creation”.

Tema tersebut menekankan pentingnya kolaborasi generasi muda, tidak hanya sebagai penerima manfaat, tetapi juga sebagai pelaku dan penggerak perubahan melalui kreativitas serta aksi nyata di masyarakat.

Dalam grand final tersebut, Muhammad Nabil Jazil Fauzi berhasil menembus lima besar finalis Duta Genre Provinsi Kalimantan Selatan 2026.

Dukungan untuk perwakilan Kotabaru turut diberikan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kabupaten Kotabaru, Nurvisa, SH, MA, yang hadir mewakili Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli, S.Sos.

Turut hadir Sekretaris DP3APPKB Kabupaten Kotabaru beserta jajaran serta para pendukung finalis Duta Genre Kotabaru.

Nurvisa mengapresiasi capaian Duta Genre Kotabaru yang mampu menembus lima besar di tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.

“Alhamdulillah Kotabaru masuk lima besar finalis Duta Genre. Ini sangat bermanfaat bagi para remaja, terutama dalam memberikan pengetahuan tentang pencegahan pernikahan dini, narkoba, stunting dan berbagai program kependudukan dan keluarga berencana,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan Duta Genre diharapkan tidak berhenti pada pencapaian dalam ajang kompetisi, tetapi dapat dilanjutkan melalui aksi nyata di lingkungan remaja.

Ia mengatakan, program Genre juga mendorong terbentuknya Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) sebagai ruang bagi remaja untuk memperoleh informasi dan berkonsultasi mengenai berbagai persoalan yang mereka hadapi.

“Kita berharap setiap remaja yang mempunyai permasalahan dapat berkomunikasi dan berkonsultasi melalui PIK-R yang sudah kita bentuk di sekolah-sekolah maupun kelompok remaja,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris DP3APPKB Kabupaten Kotabaru, H. Arya Nor Abdi, SKM, MM, mengatakan keikutsertaan Nabil dan Raisya di tingkat provinsi merupakan hasil pembinaan yang telah dilakukan selama kurang lebih satu tahun.

“Finalis dari Kotabaru yang hari ini mengikuti kompetisi tingkat provinsi merupakan peserta yang sudah kita persiapkan sejak tahun sebelumnya. Kita memiliki waktu satu tahun untuk membimbing dan mendampingi mereka,” jelasnya.

Ia berharap pengalaman tersebut dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan pembinaan Duta Genre Kotabaru pada tahun berikutnya, sehingga para finalis memiliki kesiapan yang semakin baik saat mengikuti kompetisi tingkat provinsi.

Sementara itu, Muhammad Nabil Jazil Fauzi mengaku bersyukur sekaligus bangga dapat membawa nama Kabupaten Kotabaru hingga masuk lima besar.

“Rasanya tentu sangat senang, apalagi di Top 5 ini saya mewakili nama kabupaten. Banyak harapan yang dititipkan kepada saya. Itu menjadi motivasi dan semangat untuk terus menjadi inspirasi bagi remaja di sekitar saya,” tuturnya.

Nabil berharap keberadaan Genre dapat menjadi wadah bagi remaja Kotabaru untuk mengembangkan potensi, meningkatkan kepercayaan diri, berkolaborasi, serta memperoleh informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan.

Menurutnya, di tengah derasnya arus informasi melalui media sosial, remaja perlu memiliki kemampuan untuk memilah informasi agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terbukti kebenarannya.

“Remaja di Kotabaru sebenarnya memiliki potensi yang sama. Genre menjadi tempat untuk bertumbuh, berkembang dan berkolaborasi. Di Genre juga diajarkan bagaimana meningkatkan kepercayaan diri serta memilah informasi agar yang kita terima benar-benar fakta, bukan sekadar mitos yang tersebar di media sosial,” ungkapnya.

Grand Final Apresiasi Duta Genre Provinsi Kalimantan Selatan 2026 juga diisi berbagai rangkaian kegiatan, di antaranya penampilan para finalis, penjurian, seleksi Top 5 dan Top 3, penyampaian program kerja hingga pengumuman pemenang.

Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi para remaja dari 13 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan untuk menunjukkan kreativitas, gagasan dan kontribusi mereka dalam mendukung pembangunan generasi muda.

Turut hadir Gubernur Kalimantan Selatan yang diwakili Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Dinansyah, S.Sos, MM; Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan Lisna Prihartini, S.Psi, M.Si; Kepala Dinas P3APPKB Provinsi Kalimantan Selatan; Wakil Wali Kota Banjarmasin Hj. Ananda Krista Algani; Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalimantan Selatan Brigadir Jenderal Polisi Asep Taufik, S.I.K.; serta Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan Haris Munandar.

(Adv/Eca)