JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Komisi II DPRD Kalsel mendorong penguatan tata kelola Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), agar tidak hanya berorientasi pada pendapatan, tetapi juga mampu mencetak generasi muda yang mandiri dan berjiwa wirausaha.
Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi atau Paman Yani, usai mengikuti rapat kerja gabungan komisi terkait tata kelola BLUD SMK bersama pemerintah daerah, dunia usaha, dan pihak sekolah, belum lama tadi.
Menurutnya, BLUD di sektor pendidikan memiliki tujuan berbeda dengan BLUD pada sektor lainnya. Pada SMK, pengelolaannya harus diarahkan untuk mendukung keterampilan siswa sekaligus membentuk lulusan yang siap berwirausaha.
Ia menilai BLUD dapat menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan keterampilan serta memasarkan produk dan jasa hasil karya mereka kepada masyarakat.
“BLUD SMK harus mencetak entrepreneur muda,” ujar Paman Yani.
Ia mencontohkan sejumlah SMK di Kalsel telah memiliki layanan yang mampu bersaing, salah satunya bidang perbengkelan. Bahkan, beberapa instansi pemerintah telah memanfaatkan jasa sekolah untuk perawatan kendaraan dinas.
Paman Yani berharap produk dan jasa SMK semakin dikenal dan dipercaya masyarakat.
“Produk dan jasa SMK harus semakin dikenal masyarakat,” katanya. (YUN)













