Kartoyo Harapkan Penganggaran DPRD Kalsel Jadi 10 Bulan

Wakil ketua DPRD Kalsel, H. Kartoyo (Foto hmsdprdkalsel)

‎JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Wakil Ketua DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel), H. Kartoyo, menjelaskan penyesuaian penganggaran kegiatan DPRD menjadi 10 bulan sebagai langkah untuk menjaga kesinambungan kegiatan kedewanan.

‎Menurut Kartoyo, pada periode sebelumnya penganggaran kegiatan DPRD ditetapkan untuk sembilan bulan. Ke depan, masa penganggaran tersebut disesuaikan menjadi 10 bulan.

‎Penyesuaian ini berkaitan dengan proses Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan yang membutuhkan waktu untuk mendapatkan hasil evaluasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

‎“Karena ada APBD Perubahan, untuk merealisasikan anggaran, misalnya tambahan transportasi dan lainnya, itu biasanya ada di perubahan,” ujar Kartoyo, usai rapat paripurna, Rabu (7/10/2026).

‎Ia menjelaskan, penetapan penganggaran selama 10 bulan dimaksudkan agar kegiatan DPRD tetap dapat berjalan apabila proses evaluasi APBD Perubahan dari Kemendagri mengalami keterlambatan.

‎“Kalau evaluasinya terlambat, kita tetap ter-cover sampai bulan Oktober,” jelasnya.

‎Kartoyo menegaskan, perubahan tersebut tidak mengubah substansi maupun mekanisme penganggaran yang telah ditetapkan. Penyesuaian dilakukan semata-mata untuk memastikan kegiatan DPRD tetap berjalan secara berkesinambungan.

‎“Tidak ada yang berubah dan tidak ada yang melanggar. Cuma kemarin kita sembilan bulan, sekarang menjadi 10 bulan,” tegasnya.

‎Dengan penyesuaian tersebut, DPRD Kalsel berharap pelaksanaan berbagai kegiatan kedewanan dapat tetap berjalan efektif, sekaligus menyesuaikan dengan tahapan dan dinamika pengelolaan APBD Perubahan. (YUN)