JURNALKALIMANTAN.COM, BALANGAN – Sebanyak 33 tim ambil bagian dalam Turnamen Mini Soccer Piala Bupati Balangan Cup 2026, yang digelar di Lapangan Trivela Mini Soccer, Kecamatan Paringin Selatan.
Selain memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, turnamen ini menjadi ajang pembinaan sekaligus pencarian bibit atlet mini soccer di Kabupaten Balangan.
Turnamen yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Balangan melalui Komite Sepak Bola Mini Indonesia (KSMI) tersebut, resmi bergulir pada Selasa (4/8/2026) dan akan berlangsung hingga 15 Agustus 2026.
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Balangan, M. Nor, mengapresiasi terselenggaranya turnamen mini soccer pertama di daerah tersebut. Menurutnya, kompetisi ini diharapkan menjadi langkah awal melahirkan atlet-atlet yang mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.
“Kami mengapresiasi sebesar-besarnya kepada panitia pelaksana yang telah menyelenggarakan turnamen mini soccer pertama di Balangan dalam rangka memeriahkan peringatan HUT Kemerdekaan RI,” ujarnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Balangan, Bambang Mulyadi, berharap turnamen tersebut dapat menjadi agenda rutin tahunan yang terus mendapat dukungan pemerintah daerah.
Ia menegaskan Disporapar akan terus mendukung penyelenggaraan kompetisi olahraga, termasuk pembinaan atlet usia muda melalui Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA), sebagai bagian dari upaya meningkatkan prestasi mini soccer di Balangan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada panitia pelaksana yang telah menyelenggarakan turnamen ini. Disporapar Balangan akan terus mendukung kegiatan seperti ini agar dapat dilaksanakan setiap tahun,” katanya.
Ketua KSMI Balangan Listiani menjelaskan, turnamen ini merupakan salah satu program kerja organisasi yang baru terbentuk untuk mendorong perkembangan mini soccer di Kabupaten Balangan.
Selain turnamen Piala Bupati Cup 2026, KSMI juga menyiapkan kompetisi mini soccer antar-SKPD, instansi vertikal, dan BUMN, serta turnamen antarpelajar tingkat SMA/sederajat sebagai bagian dari pembinaan atlet usia muda.
“Pada 2026 kami memiliki dua program kerja, yakni turnamen mini soccer antar-SKPD, instansi vertikal, dan BUMN serta turnamen mini soccer antarpelajar SLTA se-Kabupaten Balangan,” jelasnya.
Listiani berharap seluruh program tersebut mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Balangan dan KONI Balangan sehingga pembinaan mini soccer dapat berjalan berkesinambungan dan melahirkan atlet-atlet berprestasi dari daerah.
(Adv/MC Balangan)













