Bank Kalsel Dorong Akselerasi Digitalisasi Pembayaran Pajak Daerah di Kalsel

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Sebagai bank pembangunan daerah, Bank Kalsel terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan pengelolaan keuangan dan peningkatan pendapatan daerah melalui pemanfaatan teknologi digital.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kolaborasi aktif bersama pemerintah kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan dalam mendorong implementasi sistem pembayaran yang aman, mudah, dan terintegrasi.

[feed_them_social cpt_id=59908]

Sejalan dengan upaya tersebut, Forum Komunikasi Pengelola Pendapatan Daerah (FKPPD) Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan menggelar gathering bertema “Sinergi Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah melalui Implementasi Kartu Kredit Indonesia (KKI), Optimalisasi Pemungutan Opsen PKB, BBNKB, dan MBLB serta Penguatan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD)”.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat, 30 Januari 2026, di Hotel Rattan Inn Banjarmasin ini menjadi wujud nyata sinergi lintas pemerintah daerah dan Bank Kalsel dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan keuangan serta optimalisasi pendapatan daerah berbasis digital.

Acara tersebut dihadiri Kepala Bapenda Provinsi Kalimantan Selatan Subhan Nor Yaumil, SE., M.Si; Staf Ahli Gubernur Kalsel Bidang Ekonomi dan Pembangunan Miftahul Chair; Ketua FKPPD Kabupaten/Kota se-Kalsel yang juga Kepala BPKAD Kota Banjarmasin Edy Wibowo; Direktur Utama Bank Kalsel Fachrudin; Direktur Bisnis Bank Kalsel Ahmad Fauzi Noor; serta para kepala dinas dan perwakilan pemerintah kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan.

Dalam sambutannya, Edy Wibowo menegaskan bahwa transformasi digital dalam pengelolaan pendapatan daerah membutuhkan dukungan infrastruktur dan sistem perbankan yang andal. Menurutnya, peran Bank Kalsel sangat strategis dalam menyediakan layanan serta ekosistem pembayaran digital yang terintegrasi.

“FKPPD memandang Bank Kalsel sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong digitalisasi sistem pembayaran. Dukungan melalui penguatan ETPD, implementasi Kartu Kredit Indonesia (KKI), serta pengembangan kanal pembayaran digital telah meningkatkan efektivitas, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan pendapatan daerah,” ujar Edy.

Sementara itu, Staf Ahli Gubernur Kalsel Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Miftahul Chair, yang mewakili Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, menegaskan komitmen pemerintah provinsi dalam mendukung percepatan digitalisasi sistem pembayaran daerah.

Ia menilai sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, dan Bank Kalsel menjadi kunci dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan, efisien, dan berorientasi pada peningkatan layanan publik.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mendukung penuh percepatan digitalisasi sistem pembayaran daerah sebagai bagian dari penguatan tata kelola keuangan yang akuntabel, sekaligus untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ucap Miftahul.

Pada sesi pemaparan utama, Direktur Utama Bank Kalsel Fachrudin menegaskan komitmen Bank Kalsel dalam mendukung kebijakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui penguatan ekosistem pembayaran digital daerah.

“Implementasi Kartu Kredit Indonesia (KKI), optimalisasi pemungutan opsen PKB dan BBNKB, serta penguatan ETPD diharapkan menjadi akselerasi strategis bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan pendapatan dan efisiensi pengelolaan keuangan secara berkelanjutan,” ungkapnya dalam siaran pers, Minggu (1/2/2026).

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan sharing session yang menghadirkan Kepala Bapenda Kalsel Subhan Yaumil dan perwakilan Divisi Komersial & Korporat Bank Kalsel, Fajri, dengan Rini Muliana sebagai moderator. Diskusi membahas praktik terbaik, tantangan implementasi, serta peluang optimalisasi pendapatan daerah melalui sistem pembayaran digital.

Melalui forum ini, FKPPD Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan berharap sinergi antara pemerintah daerah dan Bank Kalsel semakin kuat, sehingga pengelolaan keuangan dan pendapatan daerah dapat berjalan lebih optimal, transparan, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kalimantan Selatan.

(Sumber : Bank Kalsel)

[feed_them_social cpt_id=57496]