JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – PT Pegadaian memperkuat pemberdayaan pengrajin emas lokal melalui Program Pemberdayaan Kelompok Pande Emas di Kota Banjarmasin. Program ini menjadi bagian dari komitmen Pegadaian dalam meningkatkan kapasitas pengrajin sekaligus memperkuat ekosistem Bullion Services di Indonesia.
Program yang berada di wilayah kerja Kantor Wilayah (Kanwil) IV Balikpapan tersebut dikembangkan melalui pendekatan Creating Shared Value (CSV), yakni mengintegrasikan pemberdayaan masyarakat dengan pengembangan bisnis perusahaan.
Melalui program ini, Pegadaian memberikan berbagai dukungan, mulai dari peningkatan kapasitas pengrajin, penyediaan sarana produksi, pendampingan usaha, hingga edukasi mengenai produk dan layanan Pegadaian.
Kick-off dan Sosialisasi Program Pemberdayaan Pande Emas digelar di Kelurahan Pekapuran Laut, Kecamatan Banjarmasin Tengah. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Deputy Bisnis PT Pegadaian Area Banjarmasin, Fachri Mokoagow, serta dihadiri Lurah Pekapuran Laut dan para pengrajin emas penerima manfaat.
Lurah Pekapuran Laut menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Pegadaian terhadap kelompok pengrajin emas di wilayahnya.
“Kelurahan Pekapuran Laut sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada PT Pegadaian atas Program Pemberdayaan Kelompok ini. Melalui program ini, semoga dapat membantu para perajin emas dan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan ekonomi mereka,” ujarnya.
Fachri mengatakan, pengrajin emas merupakan bagian penting dalam ekosistem industri emas yang memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan.
“Program Pande Emas merupakan bentuk komitmen Pegadaian untuk mendukung para pengrajin emas agar semakin berkembang dan memiliki daya saing. Kami ingin program ini tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga membangun kapasitas dan kemandirian pengrajin melalui pendampingan yang berkelanjutan,” ujarnya.
Menurut Fachri, pemberdayaan pengrajin emas juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara masyarakat dan Pegadaian dalam mendukung penguatan ekosistem Bullion Services.
“Kami berharap para pengrajin dapat memanfaatkan berbagai dukungan yang diberikan untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas usaha. Dengan semakin kuatnya kelompok pande emas, kami optimistis ekosistem emas di Banjarmasin dapat tumbuh lebih baik dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, Pegadaian juga memberikan literasi dan edukasi keuangan yang disampaikan Goldvisor PT Pegadaian Kantor Area Banjarmasin, Yudha Rosadi. Materi mencakup pengelolaan keuangan serta pengenalan produk dan layanan Pegadaian yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan usaha.
Sementara itu, Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil IV Balikpapan, Rinaldi Lubis, mengatakan Program Pemberdayaan Pande Emas merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menciptakan manfaat bersama secara berkelanjutan.
“Kami ingin pemberdayaan pande emas tidak berhenti pada dukungan sarana atau edukasi, tetapi mampu membangun kemandirian dan meningkatkan daya saing para pengrajin. Melalui pendekatan Creating Shared Value, kami berupaya menciptakan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat sekaligus memperkuat ekosistem bisnis Pegadaian,” ujar Rinaldi.
Rinaldi menilai Banjarmasin memiliki potensi besar dalam pengembangan industri kerajinan emas. Karena itu, pemberdayaan pengrajin lokal menjadi langkah strategis untuk memperkuat rantai ekosistem emas.
“Para pengrajin emas lokal memiliki keterampilan dan potensi yang sangat besar. Dengan peningkatan kapasitas, pendampingan usaha, serta akses terhadap layanan keuangan yang tepat, kami berharap mereka dapat semakin produktif, berkembang, dan mampu meningkatkan kesejahteraan,” katanya.
Menurutnya, pemberdayaan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Pegadaian memperkuat ekosistem Bullion Services di Indonesia.
Melalui Program Pemberdayaan Kelompok Pande Emas, Pegadaian berkomitmen menghadirkan berbagai inisiatif yang mendorong pertumbuhan usaha masyarakat, meningkatkan kapasitas pelaku UMKM, serta memperkuat ekosistem industri emas nasional.
Program ini diharapkan menjadi fondasi bagi terciptanya kelompok pengrajin emas yang semakin mandiri, produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan, sekaligus memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kota Banjarmasin.
(Sumber : Pegadaian Banjarmasin)













