Cuaca Kalsel Hari Ini, BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang pada sejumlah wilayah di Kalsel, Senin (7/9). (Foto: Ist)

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Syamsudin Noor Banjarmasin, mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Kalimantan Selatan, Senin (7/9/2026).

Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Syamsudin Noor Banjarmasin, Ota Welly Jenny Thalo, mengingatkan masyarakat mewaspadai potensi hujan yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang berdurasi singkat pada siang hingga sore hari.

Berdasarkan peringatan dini BMKG, kondisi tersebut berpotensi terjadi di Kabupaten Banjar, Kabupaten Tapin, dan wilayah sekitarnya.

“Untuk hari ini kami mengimbau masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Banjar, Tapin dan sekitarnya, agar mewaspadai potensi hujan yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang berdurasi singkat pada siang hingga sore hari,” kata Ota.

Ia menjelaskan, meskipun secara umum cuaca di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan masih didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan, pertumbuhan awan konvektif tetap berpotensi terjadi secara lokal.

Kondisi tersebut dapat memicu perubahan cuaca dalam waktu relatif cepat, termasuk hujan disertai petir dan angin kencang.

Dalam prakiraan cuaca Senin (7/9/2026), suhu udara di sejumlah wilayah Kalsel berada pada kisaran 22–34 derajat Celsius. Potensi hujan lebih banyak muncul pada siang hingga sore hari di sejumlah daerah, termasuk Kabupaten Banjar dan Tapin.

Ota meminta masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan untuk memperhatikan perkembangan cuaca, terutama ketika mulai terlihat pertumbuhan awan tebal atau terjadi perubahan arah maupun kecepatan angin secara tiba-tiba.

“Potensi cuaca seperti ini sifatnya lokal dan dapat berlangsung dalam waktu singkat, namun tetap perlu diantisipasi karena adanya kemungkinan petir dan angin kencang. Masyarakat diharapkan terus memantau informasi cuaca terkini dari BMKG,” ujarnya.

Selain cuaca daratan, BMKG juga mengingatkan masyarakat terkait kondisi perairan Kalimantan Selatan.

Pada 7 September 2026 pukul 02.00 WITA hingga 8 September 2026 pukul 02.00 WITA, gelombang setinggi 1,25–2,5 meter berpotensi terjadi di Perairan Banjarmasin dan Perairan Tanah Laut.

Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bagi nelayan, pengguna perahu kecil, kapal tongkang, maupun masyarakat yang melakukan aktivitas di wilayah pesisir dan perairan.

BMKG mengimbau masyarakat tidak hanya mengandalkan kondisi cuaca saat memulai aktivitas, tetapi juga terus mengikuti pembaruan informasi dan peringatan dini. Hal ini penting karena kondisi cuaca dapat berubah dengan cepat.

(Ang/MC Kalsel)