Dekatkan Anak dengan Masjid, Bupati Batola Resmikan 3 MRA 

Masjid Ramah Anak di Batola

JURNALKALIMANTAN.COM, BARITO KUALA – Selain untuk mewujudkan Barito Kuala (Batola) sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA), peresmian Masjid Ramah Anak (MRA) juga sebagai upaya mendekatkan anak-anak terhadap masjid.

Selain itu, hal ini juga dinilai dapat menjauhkan anak-anak dari pengaruh buruk arus perubahan zaman, seperti asyik bermain gim daring, sosial media, tontonan di televisi, dan kegiatan lainnya yang sia-sia.

Advertisement

“Dengan kedekatan anak terhadap lingkungan masjid, dapat berpengaruh terhadap pembangunan dan penciptaan sumber daya manusia yang berkarakter, beriman dan bertakwa, memiliki keunggulan dan daya saing, serta selalu bersemangat dalam upaya melakukan hal-hal positif yang membawa pada perubahan ke arah lebih baik,” ucap Bupati Barito Kuala Hj. Noormiliyani A.S., usai peresmian 3 masjid menjadi MRA, yang berlangsung di halaman Masjid Al Istiqamah, Jalan Sudirman, Kelurahan Ulu Benteng, Kecamatan Marabahan, Rabu (24/06/2021).

Masjid Al Istiqamah Marabahan
Hj. Noormiliyani, resmikan 3 masjid menjadi MRA, di halaman Masjid Al Istiqamah

Bupati juga meminta perhatian para orang tua, untuk melakukan pembinaan saat di rumah, menanamkan adab-adab saat berada di masjid, di samping juga hendaknya menerapkan manajemen saf di antara orang dewasa, agar bisa mengawasi dan mendisiplinkan anak-anak.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Batola Zulkipli Yadi Noor, selaku Ketua Gugus Tugas KLA Batola berharap, dengan adanya tempat ibadah yang ramah anak ini, dapat menumbuhkembangkan cinta serta kedekatan anak-anak dengan masjid.

“Dengan demikian, masjid akan senantiasa selalu penuh, baik dari para orang tua, pemuda, hingga anak-anak. Bukan saja pada saat menjalankan peribadatan salat, namun juga kegiatan-kegiatan keagamaan lainnya,” harapnya.

Ditambahkannya, keberadaan MRA merupakan salah satu program dari Gugus Tugas KLA Batola menuju KLA.

Selain Al-Istiqomah, 2 masjid lainnya yang dijadikan MRA adalah Masjid Al Anwar dan Masjid Nurul Anwar, yang sama-sama berada di Kota Marabahan.

Ketiganya menyandang status tersebut, berkat fasilitas dan peraturan yang telah ditetapkan, di antaranya bebas asap rokok, adanya fasilitas bermain, perpustakaan anak, serta pojok laktasi.

(Alibana/AhmadMT)

Advertisement