JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Sesuai arahan Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin, Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislautkan) Provinsi Kalimantan Selatan terus mendorong masyarakat untuk membiasakan konsumsi ikan sebagai salah satu upaya memenuhi kebutuhan gizi sekaligus mencegah stunting.
Kepala Dislautkan Kalsel, Rusdi Hartono, mengatakan konsumsi ikan secara rutin dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi seimbang, terutama bagi anak-anak dalam mendukung tumbuh kembang yang optimal.
“Dengan mengonsumsi ikan secara rutin, kebutuhan gizi dapat terpenuhi dengan baik. Ini sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang anak sekaligus sebagai salah satu upaya mencegah stunting,” kata Rusdi.
Menurutnya, Kalsel memiliki beragam jenis ikan lokal yang segar, bergizi dan mudah diperoleh masyarakat. Di antaranya ikan tongkol, patin, haruan, nila serta berbagai jenis ikan lainnya.
Konsumsi ikan secara rutin memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Kandungan DHA dan Omega-3 pada ikan dapat membantu mendukung perkembangan kecerdasan anak. Selain itu, ikan juga bermanfaat untuk memperkuat daya tahan tubuh, mendukung pertumbuhan optimal, menjaga kesehatan tulang dan gigi, serta memelihara kesehatan jantung.
Dislautkan Kalsel mengajak masyarakat mengonsumsi ikan 2–3 kali dalam seminggu, dengan memilih ikan yang segar dan bergizi serta membiasakan anak-anak mengonsumsi ikan sejak usia dini.
Langkah tersebut sejalan dengan arahan Gubernur Kalsel H. Muhidin untuk terus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemenuhan gizi melalui konsumsi pangan bergizi, termasuk ikan.
“Kami mengajak masyarakat untuk membiasakan makan ikan sejak dini kepada anak-anak kita. Dengan konsumsi ikan yang cukup dan bergizi, kita berharap dapat mewujudkan generasi yang sehat, cerdas dan kuat,” ujarnya.
(Sumber : Dislautkan Kalsel)













