JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislautkan) Provinsi Kalimantan Selatan berhasil masuk sebagai finalis Geospasial Banua Award 2026 kategori Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemerintah Provinsi Kalsel.
Dislautkan Kalsel mengikuti presentasi dan penilaian tahap II yang berlangsung di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Kalsel di Banjarbaru, Rabu (2/9/2026).
Dalam tahapan tersebut, Dislautkan Kalsel mempresentasikan inovasi serta pemanfaatan data geospasial dalam mendukung pelaksanaan program dan pembangunan di sektor kelautan dan perikanan.
Kepala Dislautkan Provinsi Kalsel, Rusdi Hartono, menyampaikan bahwa masuknya Dislautkan sebagai finalis menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pemanfaatan data geospasial dalam mendukung program pembangunan.
“Kami bersyukur Dislautkan Kalsel bisa masuk sebagai finalis Geospasial Banua Award 2026. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pemanfaatan data dan informasi geospasial dalam mendukung pembangunan sektor kelautan dan perikanan,” ujar Rusdi.
Menurutnya, pemanfaatan data geospasial memiliki peran penting dalam menghasilkan perencanaan yang lebih tepat, terukur, dan sesuai dengan kondisi di lapangan.
“Data geospasial sangat membantu dalam menentukan kebijakan dan perencanaan program, sehingga diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat, khususnya di sektor kelautan dan perikanan,” tambahnya.
Masuknya Dislautkan Kalsel sebagai finalis menjadi capaian positif sekaligus menunjukkan komitmen perangkat daerah dalam mengoptimalkan pemanfaatan informasi geospasial sebagai bagian dari perencanaan dan pengambilan kebijakan pembangunan.
Hasil presentasi dan penilaian tahap II selanjutnya menjadi bagian dari proses penentuan pemenang Geospasial Banua Award 2026.
(Sumber : Dislautkan Kalsel)













