Ditemukan Bersimbah Darah di Jahri Saleh, Ardi Mengaku Ditusuk Orang Tak Dikenal

Yani menunjukan lokasi tempat Ardi ditemukan dengan kondisi terluka. (Foto : Api)

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Seorang pria ditemukan dalam kondisi bersimbah darah di Jalan Jahri Saleh, Kompleks Jafri Zam-Zam Kelurahan Sungai Jingah, Kecamatan Banjarmasin Utara, Ahad (7/6/2026) pagi.

Korban diketahui bernama Ardi, yang kini berdomisili di kawasan Gambut, Kabupaten Banjar. Ia ditemukan di depan salah satu rumah warga dekat Pasar Jahri Saleh dengan sejumlah luka pada tubuhnya.

Warga setempat, Yani mengatakan, dirinya mengetahui kejadian tersebut setelah mendapat informasi dari anaknya saat baru bangun tidur.

“Anak saya bilang di depan rumah ada darah. Pas saya keluar, memang ada darah, lalu saya lihat ke samping ternyata ada orang sedang telungkup,” ujar Yani.

Ia kemudian mencoba memastikan kondisi korban dengan memanggilnya. Saat itu, korban diketahui masih dalam keadaan sadar.

“Ternyata masih bisa bicara dan sempat minta air minum,” katanya.

Karena khawatir terjadi sesuatu, Yani mengaku tidak berani menyentuh korban dan segera meminta bantuan warga serta relawan emergensi.

Tak lama berselang, relawan tiba di lokasi dan memberikan pertolongan pertama sebelum membawa korban ke Instalasi Gawat Darurat RSUD Ansari Saleh.

“Yang saya lihat ada tiga luka, satu di pinggang dan dua di bagian punggung,” ungkap Yani.

Menurutnya, korban merupakan warga lama di kawasan tersebut, meski kini sudah tidak lagi tinggal di lokasi.

“Dia memang dari kecil di sini. Sekarang sudah pindah, tapi mungkin masih sering datang karena temannya banyak di sini,” ujarnya.

Yani mengaku tidak mengetahui secara pasti kronologi kejadian maupun lokasi korban mengalami luka.

“Saya tahunya baru pagi tadi,” tambahnya.

Sementara itu, tante korban, Hj. Idah, mengatakan, Ardi saat ini telah mendapatkan penanganan medis.

“Alhamdulillah masih bisa diselamatkan,” ujarnya.

Berdasarkan pengakuan korban, peristiwa penusukan diduga terjadi tidak jauh dari lokasi ditemukannya korban.

“Dia ditusuk dari belakang. Pelakunya pakai sepeda motor, tapi dia tidak kenal orangnya karena kondisi masih agak gelap sekitar jam dua pagi,” tutur Idah.

Menurutnya, kecil kemungkinan lokasi kejadian berada jauh dari tempat korban ditemukan, mengingat kondisi korban mengalami luka serius.

“Kalau jauh, kemungkinan tidak sanggup dia berjalan dengan kondisi terluka seperti itu,” katanya.

Idah juga menduga korban sempat mengonsumsi minuman beralkohol sebelum kejadian.

“Kemungkinan habis minum, karena dia memang lumayan sering minum-minuman itu,” ungkapnya.

Meski demikian, pihak keluarga belum mengetahui motif maupun pelaku penusukan tersebut.

“Kami juga tidak tahu apakah ada keributan dengan teman minumnya atau orang lain,” pungkasnya.

(Api)