Kreatif Olah Ikan, Tanah Bumbu Raih Juara Harapan 2 LMSI Kalsel 2026

Tanah Bumbu Raih Juara Harapan 2 LMSI Kalsel 2026. (Foto : Ist)

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kabupaten Tanah Bumbu meraih Juara Harapan 2 kategori Menu Kudapan pada Lomba Masak Serba Ikan (LMSI) Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026 yang digelar di Banjarbaru, Sabtu (8/8/2026).

Prestasi tersebut diraih setelah perwakilan Tanah Bumbu bersaing dengan peserta dari 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan. Kegiatan ini diselenggarakan Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Selatan berkolaborasi dengan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kalimantan Selatan.

Pada kategori Menu Kudapan, peserta ditantang mengolah bahan dasar ikan menjadi sajian yang menarik, lezat, bergizi, sekaligus memiliki nilai kreativitas. Tim dari Kabupaten Tanah Bumbu mampu menunjukkan inovasi dalam pengolahan ikan hingga berhasil membawa pulang Juara Harapan 2.

Ketua TP PKK Kabupaten Tanah Bumbu, Andi Irmayani Rudi Latif, mengapresiasi kerja keras dan kreativitas tim yang telah mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi.

“Alhamdulillah, prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras dan kreativitas tim. Semoga semakin memotivasi masyarakat Tanah Bumbu untuk gemar makan ikan melalui olahan yang sehat, bergizi, dan menarik,” kata Andi Irmayani.

Menurutnya, inovasi pengolahan ikan menjadi salah satu cara untuk meningkatkan minat masyarakat mengonsumsi ikan. Beragam olahan juga dapat membuat ikan lebih mudah diterima oleh keluarga, khususnya anak-anak.

“Selain menjadi sumber protein, ikan memiliki kandungan gizi yang penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak. Karena itu, kreativitas dalam mengolah ikan perlu terus dikembangkan agar semakin diminati masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan, Fathul Jannah Muhidin, mengatakan LMSI tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana memperkenalkan berbagai inovasi pengolahan ikan kepada masyarakat melalui kader PKK di seluruh kabupaten/kota.

“Kalimantan Selatan merupakan daerah penghasil ikan. Potensi ini harus terus dikembangkan melalui berbagai inovasi pengolahan agar semakin diminati masyarakat. Harapannya, para kader PKK dapat menjadi agen edukasi di daerah masing-masing dalam memperkenalkan menu-menu ikan yang sehat, lezat, dan menarik,” ujarnya.

Fathul Jannah menambahkan, inovasi olahan ikan juga berperan dalam mendukung upaya pencegahan stunting. Ikan dapat diolah menjadi beragam menu bergizi dengan penyajian yang praktis dan menarik sehingga meningkatkan minat konsumsi, khususnya bagi anak-anak.

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan, Rusdi Hartono. Ia menjelaskan, pelaksanaan LMSI merupakan bentuk sinergi untuk mendorong diversifikasi produk olahan ikan berbasis potensi lokal.

“Kami berharap inovasi yang lahir dari lomba ini tidak berhenti hanya di ajang kompetisi. Justru hasil-hasil terbaik harus terus dikembangkan, disosialisasikan, dan diterapkan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, kreativitas pengolahan ikan yang ditampilkan dalam lomba juga berpeluang dikembangkan menjadi produk yang tidak hanya bergizi, tetapi memiliki nilai ekonomi serta mampu memanfaatkan potensi perikanan lokal.

Bagi Kabupaten Tanah Bumbu, capaian Juara Harapan 2 kategori Menu Kudapan menjadi motivasi untuk terus mendorong kreativitas kader TP PKK dalam mengembangkan berbagai menu berbahan dasar ikan.

Prestasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun budaya gemar makan ikan di masyarakat Tanah Bumbu serta meningkatkan pemanfaatan pangan lokal sebagai sumber makanan yang sehat, bergizi, dan bernilai ekonomi.

(Adv/Mc Tanbu)