Kupas Jurnalisme Warga, LPM Lentera Uniska akan Gelar Pekan Jurnalistik

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Pesatnya perkembangan teknologi membuat penyebaran informasi menjadi sangat cepat, hingga menjadikan masyarakat tidak hanya konsumen media, tapi juga bisa terlibat dalam proses pengelolaan informasi.

Kegiatan tersebut biasa disebut jurnalisme warga, yang bisa sangat memudahkan seseorang untuk mendapatkan suatu informasi. Kehadiran jurnalisme warga juga mampu memperluas ruang-ruang berekspresi bagi publik.

Di satu sisi, kehadiran jurnalisme warga diragukan oleh beberapa orang, terutama mereka yang berprofesi sebagai jurnalis.

Jurnalisme warga yang bersifat terbuka, lantaran siapa saja dapat menyampaikan hal apapun, menjadi alasan utama.

Terlebih, produk informasi yang disampaikan melalui jurnalisme warga ini menjadi hal yang sulit untuk dipertanggungjawabkan, baik dari segi kebenaran berita maupun positif atau negatifnya muatan berita.

Hal tersebut menjadi sebuah tantangan bagaimana menjaga agar jurnalisme warga tetap berada dalam koridor etika jurnalistik yang berlaku.

Beranjak dari fenomena itu, Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Lentera Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Muhammad Arsyad Al-Banjari akan menggelar seminar bertajuk Pekan Jurnalistik ke-VI, Sabtu (6/8/2022).

Kegiatan ini siap dilangsungkan di gedung Balai Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Provinsi Kalsel, Jalan Perdagangan Kompleks Bumi Indah Lestari 2, Kecamatan Banjarmasin Utara.

Narasumber yang akan dihadirkan adalah Andry Susanto, Eksekutif Produser MNCTV dan Toto Fachrudin, jurnalis senior.

Keduanya akan berbicara lebih jauh terkait etika dan tata cara melakukan praktik jurnalisme warga. Termasuk, dampaknya terhadap pekerja media.

“Pendaftaran masih dibuka hingga hari H acara,” kata Ketua Pelaksana Pekan Jurnalistik VI Aji Prayogo, melalui siaran persnya, Jumat (05/08/2022).

Terkait informasi pendaftaran serta tiket seminar, bisa selengkapnya dicek di akun instagram @lpmlentera_uniska.

Editor : Achmad MT