JURNALKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, menyebut generasi muda menghadapi sejumlah tantangan yang tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga menjadi persoalan global.
Hal itu disampaikannya saat menjadi narasumber dalam Beyond Professional Youth Con (BPYC) di Chillax, Jakarta, belum lama tadi.
Erick memaparkan lima tantangan utama pemuda dunia, yakni kesempatan kerja, kualitas pendidikan, kesehatan mental, kualitas informasi, dan hubungan sosial.
Menurutnya, persoalan tersebut perlu dipahami sebagai tantangan bersama, bukan hanya masalah yang dihadapi satu negara.
“Ini jangan dilihat sepotong-potong. Oh, ini hanya di Indonesia saja yang sedang dalam situasi susah mencari pekerjaan, tidak. Ini terjadi di dunia karena lima ini terjadi, ini tantangan kita bersama,” ujarnya.
Selain itu, Erick menyoroti potensi industri olahraga dan wisata olahraga atau sport tourism yang dinilai dapat mendorong perekonomian sekaligus membangun karakter generasi muda yang disiplin dan tangguh.
Ia mengatakan pemerintah juga membuka peluang kerja sama lintas kementerian agar program pelayanan dan pemagangan bagi pemuda dapat berjalan lebih terintegrasi.
Salah satunya melalui kerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan dalam program pembangunan bidang ketenagakerjaan, kepemudaan, dan keolahragaan yang disampaikan pada Indonesia Youth Summit.
Erick berharap kolaborasi pemerintah dan pemuda sebagai pemangku kepentingan dapat memperkuat upaya menghadapi berbagai tantangan tersebut.
“Ini akan saya coba terus disinergikan, membuka jalan, dan saya juga perlu perspektif kalian,” katanya. (Viz)













