Optimalkan Pelayanan ke Semua Kalangan, Petugas Perpustakaan Dispersip Kalsel Dilatih Bahasa Isyarat

Kepala Dispersip Kalsel (membuka kegiatan pelatihan)

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Dalam rangka meningkatkan kompetensi petugas layanan di Perpustakaan Palnam, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan melakukan sosialisasi dan pelatihan bahasa isyarat kepada para pegawainya.

Kegiatan ini dibuka resmi Kepala Dispersip Kalsel Hj. Nurliani Dardie, berlangsung di Aula Kantor Dispersip, Jalan Ahmad Yani Kilometer 6 Kota Banjarmasin.

Ia menjelaskan, acara ini merupakan wujud implementasi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas serta Perda Provinsi Kalimantan Selatan Nomor 4 Tahun 2019 tentang Perlindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas. Hal ini juga bentuk implementasi perpustakaan berbasis inklusi sosial, guna memberikan pelayanan sebaik mungkin, khususnya kepada para pemustaka penyandang disabilitas.

Nurliani menjelaskan, sosialisasi dan pelatihan bahasa isyarat ini juga bertujuan untuk penerapan standar nasional perpustakaan yang harus memperhatikan kebutuhan pemustaka yang memiliki kelain fisik, emosional, mental, intelektual, dan sosial.

“Tentu petugas harus mengerti dan bisa berbahasa isyarat, agar pemustaka penyandang disabilitas dapat terlayani maksimal dalam membaca, hingga menggunakan huruf braille, buku audio, dan sarana lainnya,” tutur Nurliani.

Selain diikuti para petugas layanan Dispersip Kalsel, sosialisasi dan pelatihan ini juga dihadiri komunitas disabilitas Kota Banjarmasin yang mengikuti dengan antusias.