Susun Langkah Strategis, Bupati Samsul Rizal Pimpin Rakor dengan TPID HST

JURNALKALIMANTAN.COM, HULU SUNGAI TENGAH – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) menggelar Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) tahun 2026 di Auditorium Setda HST, Kamis (23/4/2026).

Bupati HST, Samsul Rizal, menegaskan pentingnya penguatan langkah strategis dalam menghadapi dinamika inflasi, baik yang dipengaruhi faktor global maupun nasional.

Menurutnya, kondisi ekonomi global saat ini tengah menghadapi tantangan, dengan proyeksi pertumbuhan yang melambat serta meningkatnya tekanan inflasi akibat konflik geopolitik dan gangguan pasokan energi.

Dampak tersebut turut dirasakan hingga ke daerah, terutama pada harga bahan pokok dan kestabilan pasar.

“Saat ini, kita tidak bisa lagi melihat persoalan inflasi hanya dari sudut pandang lokal. Dunia sedang menghadapi dinamika ekonomi global yang tidak mudah,” ujar Samsul Rizal.

Di tingkat nasional, lanjutnya, pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan tetap berada di kisaran 5 persen pada 2026, dengan tingkat inflasi sekitar 3 persen.

Meski relatif stabil, pemerintah daerah diminta tetap waspada terhadap potensi gejolak yang dapat memengaruhi kondisi ekonomi masyarakat.

“Setiap gejolak global, pada akhirnya akan bermuara ke daerah, termasuk ke pasar-pasar kita, ke harga bahan pokok, dan langsung dirasakan oleh masyarakat,” lanjutnya.

Ia juga menegaskan sejumlah langkah strategis yang harus dilakukan TPID, di antaranya memperkuat sinergi antarinstansi secara berkelanjutan, mempercepat deteksi dini terhadap potensi kenaikan harga, serta memastikan kelancaran distribusi dan ketersediaan pasokan barang, khususnya komoditas pangan strategis.

“Kita tidak boleh menunggu gejolak datang baru bertindak, tetapi harus mampu membaca tanda-tanda zaman, mengantisipasi sejak dini, dan bergerak bersama dengan langkah yang terukur,” tegasnya.

Selain itu, intervensi pasar melalui operasi pasar dan pengendalian harga juga perlu dioptimalkan. Penggunaan anggaran pun diminta tepat sasaran, termasuk dalam kondisi darurat melalui belanja tidak terduga.

Samsul Rizal menambahkan, pengendalian inflasi bukan hanya tugas teknis, tetapi menjadi tanggung jawab bersama demi menjaga kesejahteraan masyarakat.

“Pengendalian inflasi bukan hanya tugas teknis, tetapi adalah tanggung jawab moral kita bersama dalam menjaga kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

Rapat koordinasi TPID ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dan sinergi seluruh pihak dalam menjaga stabilitas harga serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

(Rz)