Pawai Ta’aruf MTQ Kalsel ke-37 Semarakkan Marabahan, Tampilkan Ragam Budaya Daerah

Suasana Pawai Ta’aruf MTQ Kalsel ke-37 di Barito Kuala, Sabtu (20/6). (Foto: Ist)

JURNALKALIMANTAN.COM, BARITO KUALA – Menjelang pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-37 tingkat Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Pemerintah Kabupaten Barito Kuala menggelar Pawai Ta’aruf di kawasan Lapangan 5 Desember, Marabahan, Sabtu (20/6/2026).

Pawai yang menjadi bagian dari rangkaian pembukaan MTQ tersebut diikuti seluruh kafilah dari 13 kabupaten dan kota se-Kalimantan Selatan. Kegiatan berlangsung meriah dengan parade mobil hias, atraksi seni budaya, serta penampilan khas yang mencerminkan identitas masing-masing daerah.

Setiap kafilah menampilkan kekayaan budaya daerahnya melalui dekorasi mobil hias yang mengusung ikon lokal. Para peserta juga berjalan kaki mengiringi mobil hias sepanjang rute pawai, menambah semarak suasana yang dipadati masyarakat.

Sepanjang perjalanan, warga disuguhkan berbagai pertunjukan seni dan budaya yang telah dipersiapkan oleh para peserta. Mulai dari penampilan drumband, tarian tradisional, hingga berbagai kreasi seni khas daerah yang menarik perhatian penonton.

Iringan peserta diawali oleh Kafilah Kabupaten Tabalong dan diakhiri oleh tuan rumah, Kabupaten Barito Kuala. Sejumlah daerah tampil menonjol dengan pertunjukan khasnya.

 

Kafilah Kabupaten Tapin, misalnya, memukau penonton melalui penampilan drumband yang energik, sementara Kafilah Kabupaten Hulu Sungai Selatan menyuguhkan Tarian Japin yang mendapat sambutan meriah dari masyarakat.

Selain menampilkan kesenian dan budaya, sejumlah kafilah juga membagikan suvenir serta makanan khas daerah kepada warga yang memadati lokasi pawai. Kafilah Kabupaten Kotabaru, misalnya, membagikan amplang kepada para penonton.

Dalam sambutannya, Bupati Barito Kuala H. Bahrul Ilmi menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas terpilihnya Kabupaten Barito Kuala sebagai tuan rumah MTQ ke-37 tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. Menurutnya, kehadiran para kafilah dari berbagai daerah membawa berkah tersendiri bagi Bumi Selidah.

“Dengan kedatangan para kafilah MTQ ke daerah kami, Kabupaten Barito Kuala, semoga semakin menambah keberkahan bagi daerah dan keselamatan masyarakat. Pelaksanaan Pawai Ta’aruf ini merupakan wujud sukacita, kegembiraan, dan rasa kebersamaan masyarakat dalam syiar Islam,” ujarnya.

Salah seorang warga Kecamatan Alalak, Azizah, mengaku terkesan dengan kemeriahan pawai tersebut. Menurutnya, kegiatan itu menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menyaksikan keberagaman budaya dari seluruh daerah di Kalimantan Selatan dalam satu momentum.

“Sangat meriah, unik, dan menghibur. Kita bisa melihat beragam budaya dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan dalam satu waktu,” katanya.

Azizah mengaku sengaja datang untuk menyaksikan langsung penampilan para peserta. Ia juga berharap Kabupaten Barito Kuala sebagai tuan rumah dapat meraih prestasi terbaik pada MTQ tahun ini.

Pihak penyelenggara menyebutkan, Pawai Ta’aruf tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga berfungsi sebagai ajang silaturahmi antar-kafilah serta media untuk memperkenalkan potensi dan kekayaan budaya masing-masing daerah kepada masyarakat luas.

Kegiatan tersebut menjadi pembuka yang semarak sebelum rangkaian perlombaan MTQ ke-37 tingkat Provinsi Kalimantan Selatan resmi dimulai.

(Adv/Alibana)