JURNALKALIMANTAN.COM, KOTABARU – Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, melalukan gala premier film dokumenter Kisah Perjuangan Raja Pertama Kerajaan Pulau Laut, Pangeran Jaya Sumitradi Bioskop New Star Cineplex (NSC) Kotabaru, Sabtu (13/6/26) malam.
Usai menyaksikan penayangan perdana tersebut, Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, S.Sos., yang turut memerankan tokoh Pangeran Jaya Sumitra dalam film itu mengatakan, dokumenter tersebut menjadi media edukasi sekaligus upaya pelestarian budaya lokal, khususnya bagi generasi muda agar mengenal sejarah Kabupaten Kotabaru.
“Film ini mampu mengangkat sejarah yang mungkin hampir terlupakan bagi generasi muda kita di Kabupaten Kotabaru. Paling tidak, ini bisa kembali diangkat ke permukaan dan dikenali anak muda kita,” ujarnya.

Menurut Syairi, film dokumenter tersebut diharapkan menjadi awal kebangkitan sejarah lokal yang terus digali dan dikenalkan kepada masyarakat luas.
Pada kesempatan itu, ia juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Kotabaru untuk menyaksikan film dokumenter tersebut selama masa penayangan.
“Malam ini penayangan perdana dan akan dilanjutkan beberapa hari ke depan. Kami mengajak seluruh warga Kotabaru menyaksikan film sejarah ini agar mengetahui latar belakang nama Rumah Sakit Pangeran Jaya Sumitra, karena beliau merupakan pendiri Kabupaten Kotabaru sekaligus Raja pertama Kerajaan Pulau Laut,” jelasnya.
Film dokumenter ini mengangkat perjuangan Pangeran Jaya Sumitra dalam merintis Kerajaan Pulau Laut yang menjadi bagian penting dari sejarah Kabupaten Kotabaru.
Dikisahkan, sekitar tahun 1850 saat wilayah Kusan mengalami gejolak, Pangeran Jaya Sumitra memutuskan memindahkan pusat pemerintahan ke Pulau Laut, tepatnya di Salino. Langkah tersebut dilakukan sebagai strategi untuk menghimpun kekuatan dalam menghadapi penjajah. Dari sinilah, Pangeran Jaya Sumitra kemudian dikenal sebagai Raja pertama Kerajaan Pulau Laut.
Gala premier film dokumenter ini turut dihadiri Ketua DPRD, unsur Forkopimda, Asisten I Setda Kotabaru, Ketua GOW, Ketua Dewan Kesenian Kotabaru, serta para pemeran film dokumenter Pangeran Jaya Sumitra.
(Adv/Eca)













