JURNALKALIMANTAN.COM, HULU SUNGAN SELATAN – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) menggelar Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) PGRI VIII Tahun 2026, berlangsung 23–25 September 2026.
Kegiatan yang dipusatkan di Kandangan tersebut menjadi momentum bagi para pendidik untuk mempererat silaturahmi sekaligus mengembangkan potensi di bidang olahraga dan seni.
Porseni PGRI VIII juga digelar dalam rangka menyambut HUT ke-81 PGRI dan Hari Guru Nasional 2026, sekaligus memeriahkan Hari Jadi ke-79 Kabupaten HSS.
Mengusung tema “Melalui PORSENI VIII PGRI Kabupaten Hulu Sungai Selatan Tahun 2026, Kita Wujudkan Guru yang Sehat, Kreatif, Solid, dan Berkarakter”, kegiatan ini diikuti anggota PGRI dari berbagai wilayah di Kabupaten HSS.
Ketua Panitia Porseni PGRI VIII HSS, Marwan, mengatakan kegiatan tersebut menjadi wahana untuk memperkuat jalinan silaturahmi, sekaligus menumbuhkembangkan potensi dan prestasi para pendidik.
Selain olahraga dan seni, Porseni juga diarahkan untuk mendukung kebugaran jasmani serta kesehatan mental, emosional, dan sosial para guru.
“Panduan ini disusun sebagai pedoman penyelenggaraan dan pedoman teknis pelaksanaan pertandingan. Kami harap panitia, official, dan pemain dapat memahaminya dengan baik agar pelaksanaan Porseni berjalan sukses, sportif, tertib, dan lancar,” tulis Marwan dalam dokumen panduan kegiatan.
Pembukaan Porseni PGRI VIII dilakukan oleh Bupati HSS H. Syafrudin Noor di Lapangan Sepak Bola Stadion 2 Desember, Desa Ganda, Kandangan.
Kegiatan tersebut dihadiri Pengurus PGRI Kabupaten HSS, seluruh Pengurus Cabang PGRI, kontingen peserta, anggota PGRI se-Kabupaten HSS, serta sejumlah undangan lainnya.
Panitia pelaksana dari PC Loksado dan PC Sungai Raya bersama Koordinator Bidang Lomba menyiapkan 14 cabang yang diperlombakan.
Untuk bidang olahraga, cabang yang dipertandingkan meliputi bola voli, bulu tangkis, tenis meja, takraw, sepak bola mini, catur, balogo, sumpit, dan ketapel.
Sementara bidang seni terdiri dari menyanyi solo, melukis, paduan suara, bakisah bahasa Banjar, dan memasak.
Pertandingan dan perlombaan digelar di sejumlah lokasi, di antaranya Lapangan Bola Voli Stadion 2 Desember, Gedung Bulutangkis Anjiran dan Hamalau, Gedung Disporapar, GOS Aluh Idut, Kolam Renang, serta Halaman Stadion 2 Desember Ganda.
Ketua PGRI HSS, Birhasani, menegaskan Porseni tidak semata-mata diarahkan untuk mengejar prestasi dan gelar juara.
“Tujuan kita memperkuat silaturahmi, soliditas, kebersamaan, dan kesetiakawanan. Selain itu juga untuk meningkatkan eksistensi PGRI di tengah masyarakat serta membangun karakter dan mewujudkan revolusi mental bangsa,” tegasnya.
Seluruh peserta Porseni diwajibkan merupakan anggota PGRI di lingkup Kabupaten HSS. Adapun ketentuan teknis pertandingan dan perlombaan telah ditetapkan panitia melalui technical meeting.
(Abd/Ang)













