Sambut Kafilah MTQ Kalsel, Bupati Batola Ajak Peserta Utamakan Persaudaraan

Bupati Batola (kanan) terima Piala Bergilir dari Sekda Prov Kalsel pada Malam Ta’aruf MTQ XXXVII Kalsel di Barito Kuala, Jum'at (19/6) malam. (Foto : Ist)

JURNALKALIMANTAN.COM, BARITO KUALA – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXVII Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026 di Kabupaten Barito Kuala, dimulai dengan kegiatan Malam Ta’aruf, yang diikuti seluruh kafilah dari 13 kabupaten/kota serta dewan hakim, Sabtu (20/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Barito Kuala itu menjadi ajang silaturahmi dan mempererat ukhuwah antarpeserta sebelum perlombaan dimulai.

Acara juga dirangkai dengan ramah tamah, makan malam bersama, serta penyerahan piala bergilir MTQ dari Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan HM Syarifuddin, M.Pd kepada Bupati Barito Kuala H Bahrul Ilmi yang disaksikan seluruh tamu undangan.

Dalam sambutannya, Bupati Barito Kuala H Bahrul Ilmi menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas terselenggaranya Malam Ta’aruf yang berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan.

Menurutnya, MTQ tidak sekadar menjadi ajang kompetisi membaca Al-Quran, tetapi juga memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai Al-Quran di tengah kehidupan masyarakat.

“MTQ merupakan wahana syiar Islam, sarana membina generasi qurani, sekaligus memperkuat spiritualitas masyarakat di tengah berbagai tantangan zaman,” ujar Bupati.

Bahrul Ilmi juga mengungkapkan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Barito Kuala sebagai tuan rumah penyelenggaraan MTQ Nasional XXXVII Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan H. Muhammad Syarifuddin, yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Kalimantan Selatan menegaskan, keberhasilan pelaksanaan MTQ merupakan tanggung jawab bersama.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi dan bekerja sama demi menyukseskan penyelenggaraan MTQ di Barito Kuala.

Menurut Syarifuddin, pelaksanaan MTQ tidak hanya menghasilkan qari dan qariah terbaik, tetapi juga memberikan manfaat besar bagi masyarakat dalam meningkatkan pemahaman terhadap Al-Quran serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Al-Quran adalah kitab yang memuat segala ilmu dan tuntunan hidup yang dapat dijadikan pedoman untuk meraih keselamatan dunia dan akhirat,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, Syarifuddin juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dalam mempersiapkan pelaksanaan MTQ, khususnya Pemerintah Kabupaten Barito Kuala dan masyarakat setempat.

(Adv/Alibana)