JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Dealer Honda Trio Motor Perintis sukses menggelar ajang spektakuler Honda Shuto Fest Cosplay Competition 2026, yang menjadi magnet bagi generasi muda pecinta budaya pop Jepang. Puluhan cosplayer dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan memadati area showroom, menampilkan karakter unik dengan totalitas tinggi.
Mengusung konsep festival bernuansa Jepang, acara ini menghadirkan kompetisi yang tidak hanya seru, tetapi juga inspiratif. Para peserta unjuk kebolehan melalui kostum kreatif, kemiripan karakter, serta aksi panggung yang memukau di hadapan pengunjung dan juri.
Antusiasme masyarakat terlihat jelas dari ramainya pengunjung yang hadir, sekaligus mencerminkan tingginya minat terhadap industri kreatif, khususnya dunia cosplay di Kalimantan Selatan.
Supervisor Area Kalimantan Selatan 1, Gema Aji Rimbawan, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Honda dalam mendukung komunitas kreatif lokal.
“Honda Shuto Fest kami hadirkan sebagai ruang ekspresi positif bagi generasi muda. Kami melihat potensi besar komunitas cosplay di daerah ini dan ingin terus mendorong pertumbuhannya,” ujarnya.

Kompetisi ini dinilai oleh juri berpengalaman, yakni Kyoo, Karin, dan Uta. Salah satu juri, Karin, mengapresiasi perkembangan kualitas peserta yang semakin meningkat.
“Saya melihat kemajuan signifikan, baik dari detail kostum maupun cara peserta membawakan karakter dengan percaya diri. Ini menunjukkan potensi besar komunitas cosplay di Kalimantan Selatan,” ungkapnya.
Tak hanya sekadar lomba, Honda Shuto Fest juga menjadi ajang silaturahmi antar komunitas sekaligus membuka peluang kolaborasi di industri kreatif. Kegiatan ini selaras dengan kampanye Sinergi Bagi Negeri, yang mendorong kolaborasi positif antara perusahaan dan masyarakat.
Semangat One HEART pun terasa kental sepanjang acara, memperlihatkan kedekatan Honda dengan generasi muda melalui kegiatan yang inspiratif dan relevan.
Melalui gelaran ini, Honda Trio Motor Perintis berharap dapat terus menghadirkan program yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menjadi wadah pengembangan diri bagi generasi muda serta memperkuat hubungan dengan komunitas di Kalimantan Selatan.
(Sumber : Trio Motor)













