‎Suripno Sumas Ajak Masyarakat Manfaatkan Sekolah Rakyat dan Garuda ‎

Suripno sumas saat diwawancarai wartawan Usai sosialisasi peraturan daerah di kota Banjarmasin

‎JURNALKALIMANTAM.COM, BANJARMASIN – Ketua Fraksi PKB DPRD Kalimantan Selatan, Suripno Sumas, mengajak masyarakat memanfaatkan program Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda sebagai upaya memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.

‎Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) bersama warga Banjarmasin Selatan di Kota Banjarmasin, Sabtu (4/7/2026).

‎Menurut Suripno, pemerintah terus memperkuat sektor pendidikan melalui berbagai kebijakan, mulai dari pendidikan formal dan non formal hingga pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda.

“Program ini menjadi peluang besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan, termasuk di Kalimantan Selatan. Harapannya, rata-rata lama sekolah masyarakat dapat meningkat dari sekitar delapan tahun menjadi 13 tahun,” ujar wakil ketua komisi II DPRD Kalsel tersebut.

‎Ia menjelaskan, Sekolah Rakyat dirancang untuk memberikan akses pendidikan kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu atau yang berada di bawah garis kemiskinan sehingga mereka dapat memperoleh pendidikan yang layak.

‎Sementara itu, Sekolah Garuda dipersiapkan sebagai wadah pembinaan bagi peserta didik berprestasi agar mampu mengembangkan potensinya dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

‎”Melalui Sekolah Garuda, anak-anak berprestasi diharapkan memperoleh pendidikan terbaik sehingga mampu menjadi sumber daya manusia unggul yang berkontribusi bagi pembangunan bangsa di masa depan,” katanya.

‎Suripno juga mengingatkan masyarakat agar tidak lagi memandang sekolah swasta sebagai pilihan kelas dua. Menurutnya, pemerintah terus memberikan dukungan pendanaan agar kualitas sekolah swasta semakin setara dengan sekolah negeri.

‎”Orang tua tidak perlu ragu apabila anaknya belum memperoleh kesempatan bersekolah di sekolah negeri. Sekolah swasta juga memiliki kualitas yang baik,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Tenaga Ahli Gubernur Kalimantan Selatan, Sugiarto Sumas, yang turut menjadi narasumber, menjelaskan bahwa penerimaan peserta didik Sekolah Rakyat akan dilakukan secara selektif agar tepat sasaran.

‎Menurutnya, program tersebut diprioritaskan bagi anak-anak yang berasal dari keluarga desil 1 dan desil 2 atau kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah.

‎”Penerimaan peserta didik Sekolah Rakyat diprioritaskan bagi anak-anak dari keluarga desil 1 dan desil 2 sehingga program ini benar-benar tepat sasaran,” ujarnya.

‎Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan juga telah menyiapkan transformasi Sekolah Banua menjadi Sekolah Garuda. Seluruh fasilitas pendukung, termasuk asrama dan tenaga pendidik, telah tersedia sehingga memudahkan pelaksanaan program tersebut.

‎”Program Sekolah Garuda sudah berjalan sejak tahun lalu dan tahun ini kembali membuka penerimaan peserta didik baru sesuai mekanisme seleksi yang telah ditetapkan pemerintah,” pungkasnya. (YUN)