JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Puluhan petugas kebersihan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Banjarmasin, terlihat membenahi kawasan wisata Siring Pasar Terapung, Kamis (14/10/2021).
Selain pembersihan dari daun kering, para petugas juga membersihkan area lapak Pasar Terapung, agar bisa ditempati lagi para pedagang, yang biasanya menjual berbagai jajanan khas Banjar dan bertambatnya jongkong.
Selain sebagai rutinitas, hal ini juga dilakukan untuk persiapan rencana pembukaan kembali kawasan wisata Siring Tendean, menyusul turunnya status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang sudah di level 3, sejak awal pekan kemarin.
Menurut Kepala Disbudpar Banjarmasin Muhammad Ikhsan Alhak, pihaknya juga membersihkan toilet umum, hingga mengganti lampu penerangan yang telah mati. Namun pihaknya masih belum memastikan, kapan kawasan wisata ini dibuka lagi untuk masyarakat.
“Tentu kami komunikasikan terlebih dahulu kepada Satgas Covid-19 dan wali kota. Tetapi menurut saya, kami akan mengajukan opsi itu kalau PPKM kita berada di level 1 atau 2, agar tentu lebih aman,” ungkapnya saat ditemui para awak media, di salah satu hotel berbintang di Banjarmasin.
Meski belum sepenuhnya dibuka, masyarakat tetap bisa beraktivitas di siring tersebut, seperti berolahraga, maupun menikmati wisata susur sungai, seiring adanya pelonggaran.
“Walaupun tidak dilarang dalam aturan PPKM level 3, hanya sifatnya pembatasan, akan tetapi kalau kita hadirkan pedagang Pasar Terapung dan wisata kulinernya, ada kekhawatiran tidak dapat mengontrol kunjungan masyarakat, hingga berpotensi terjadi kerumunan massal dan mengancam peningkatan level PPKM lagi,” jelas Ikhsan.
Sebelum pandemi, kawasan siring ini memang selalu ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun luar Kalimantan di setiap akhir pekan.














