JURNALKALIMANTAN.COM,BANJARMASIN – Di usianya yang ke-57, Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 3 Banjarmasin kini telah mengembangkan sejumlah program unggulan, di antaranya tahfiz dan tilawah.
Program ini digalakkan pihak sekolah, sebagai salah satu upaya penguatan karakter peserta didik. Bahkan SMKN plus tahfiz ini dinilai satu-satunya di Indonesia.
“Hasil koordinasi kami dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalsel serta Kementerian Pendidikan Kebudayaan dan Riset Teknologi RI, InsyaAllah kita SMKN tahfiz satu-satunya di Indonesia,” ungkap Kepala SMKN 3 Banjarmasin Mohammad Ali Muksin, dalam sambutannya pada puncak peringatan HUT ke-57 sekolahnya, Rabu (27/10/2021).
Selain penguatan karakter di bidang agama, pihaknya juga mengembangkan program kewirausahaan, mulai dari hotel syariah, dan yang baru diluncurkan bidang usaha penatu serta aplikasi Banua Mall.
“Kompetitor dalam dunia usaha semakin luas, lowongan kerja juga semakin sempit. Untuk itu, yang menjadi tantangan, agar anak didik kita bukan hanya mengisi dunia kerja, tetapi juga bisa melahirkan usaha,” tegas M. Ali Muksin.
Sementara itu, Kepala Disdikbud Kalsel Muhammad Yusuf Effendi mengapresiasi kemajuan yang telah digerakkan SMKN 3 Banjarmasin, dalam meningkatkan kualitas lulusan.
“Keterampilan itu semakin mantap ketika diasah dengan praktik. Oleh karena itu, SMK membuka berbagai usaha, agar siswa dapat menggali dan menambah pengalaman,” bebernya.
Lembaga pendidikan keterampilan yang berada di Jalan Pramuka Kompleks Semanda ini, saat ini memiliki 2.000 lebih pelajar dari 9 kompetensi keahlian.














