Tanah Bumbu Serius Kembangkan Budidaya Ikan Gabus

Kepala Dinas Perikanan Tanbu, Yulian Herawati saat menggelar FGD.(Foto: Dinas Perikanan)

JURNALKALIMANTAN.COM, TANAH BUMBU – Pemkab Tanah Bumbu menggandeng Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk mengembangkan budidaya komoditas perikanan, terutama ikan haruan atau ikan gabus.

perwakilan KKP Prof. Dr. Estu Nugroho berhadap agar kegiatan Kampung Budidaya ini dapat berjalan dengan lancar sehingga pengelolaan budidaya Gabus Haruan dari hulu ke hilir dapat tercipta.

[feed_them_social cpt_id=59908]

“Mulai dari tahapan benih hingga pengolahan produk turunan yang mempunyai nilai ekonomis tinggi, salah satu contoh produk pengolahan yang dapat dikembangkan adalah produk albumin yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi,” kata Estu Nugroho.

Kepala Dinas Perikanan, Yulian Herawati menuturkan implementasi kerjasama ini dalam waktu dekat pihaknya menyusun Masterplan Kampung Gabus Haruan melalui penyelenggaraan dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kelautan dan perikanan.

“Pada 24 Maret 2022 di gedung BUMDES Binawara diadakan kegiatan Focus Group Discussion dengan tujuh narasumber dari Badan Riset & SDM KKP,” ungkap wanita murah senyum ini disela kegiatan.

Yulian menyebut kegiatan FGD merupakan lanjutan survey lapangan awal Februari ini diikuti oleh sekitar 25 pembudidaya, Kepala Desa dan perwakilan-perwakilan dari beberapa SKPD yang ada di lingkup Kabupaten Tanah Bumbu.

Dikatakan, tujuan utama dari kegiatan FGD ialah sebagai cara untuk menjaring informasi dan aspirasi para pemangku kepentingan di wilayah.

“Sesuai PermenKKP mengenai percepatan Kampung Budidaya, penyusunan Masterplan Kampung Ikan Gabus Haruan dilakukan untuk mendapatkan dokumen awal dalam rangka mendukung program prioritas Kementerian Kelautan dan Perikanan terkait pengembangan kampung-kampung budidaya komoditas lokal,” jelas Yulian.

Dia menjelaskan, di Desa Binawara sedikitnya ada 4 titik lokasi budidaya dengan jumlah luasan sekitar 17 hektar.

Oleh karenanya, Dinas Perikanan Tabu mencanangkan Desa Binawara sebagai Kampung Budidaya dengan tujuan agar dapat meningkatkan lapangan kerja, perekonomian, dan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, perwakilan dari Kecamatan Kusan Hulu menambahkan bahwa sangat dibutuhkan bimbingan. Terutama tentang budidaya gabus haruan, dan potensi olahannya karena selama ini ikan gabus haruan hanya digunakan untuk beberapa olahan seperti amplang, pentol dan lain-lain yang nilai tambah ekonomisnya kurang tinggi.

Yulian menginginkan, agar industri rumah tangga komoditas Gabus Haruan yang terintegrasi dari hulu ke hilir mampu mengangkat sektor Perikanan di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu. Hal ini karena potensi budidaya Perikanan di Kab Tanah Bumbu yang belum dieksploitasi secara optimal.

“Kabupaten Tanah Bumbu dapat menjadi penghasil induk gabus haruan dan penyangga pangan Perikanan dan lumbung ikan Ibukota Negara Nusantara,” imbuhnya.(as)

[feed_them_social cpt_id=57496]