JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalsel, menyelenggarakan Seminar Pencegahan Paham Intoleran, Radikalisme, dan Terorisme.
Kegiatan ini dibuka Sekretaris Disdikbud Kalsel Drs. Hadeli Royadi,M.Pd., yang berlangsung di Edotel SMK Negeri 4 Banjarmasin, Kamis (10/11/ 2022).
Acara ini diikuti para koordinator pengawas sekolah, pengurus Musyawarah Kerja Kepala SMA, SMK, dan SLB se-Kalsel, serta para perwakilan kepala SLTA sebanyak 35 orang.
Ketua pelaksana Kompol Mohammad Sukar, S.A.P., M.M. menyampaikan, kegiatan ini nantinya akan disampaikan kepada seluruh guru dan tenaga pengajar SLTA untuk dijadikan materi pelajaran.
“Tentu, harapan generasi muda kita tidak ada yang terpapar paham radikal, terorisme, dan sikap intoleran, guna menjaga ketertiban dan keamanan Banua,” ungkap Kepala Unit 2 Subdirektorat Keamanan Negara (Kamneg) Direktorat Intelijen Keamanan Polda Kalsel ini.
Seminar ini diisi narasumber dari Kepala Subdirektorat Kamneg Kompol Paryoto, S.Sos., M.I.Kom., yang memaparkan kondisi aktual penyebaran radikalisme di Kalsel tahun 2022.
Kemudian dilanjutkan Dr. Sukriani, S.Pd., M.Pd., S.H., M.H., yang merupakan Analis Kebijakan Ahli Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Kalsel, yang menyampaikan terkait pencegahan penyebaran radikalisme melalui moderasi beragama.
Tidak ketinggalan dari Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kalsel Drs. Agus Prabowo, M.T., yang bercerita terkait pencegahan paham intoleran, radikal, terorisme melalui penguatan wawasan kebangsaan.
Kemudian dari Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme Kalsel yang diwakili Dr.(Cand) Masrani Noor, M.Si., yang memaparkan tentang Strategi Pencegahan dan Penyebaran Terorisme di Kalangan Generasi Muda.
Editor : Achmad MT














