Bank Kalsel Kucurkan KUR 1 Triliun

Ketua komisi II DPRD Kalsel Imam Suprastowo pimpin rapat dengan bank Kalsel di gedung rumah Banjar

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Bank Kalsel meningkatkan kucuran kredit usaha rakyat (KUR) pada 2023 sebesar Rp1 triliun, agar bisa membantu permodalan petani maupun usaha mikro kecil menengah dan koperasi.

“Syukurlah pada 2023 ini, Bank Kalsel bisa meningkatkan kucuran kredit usaha rakyat (KUR) hingga Rp1 triliun,” ucap Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Imam Suprastowo usai rapat bersama bank Kalsel,Rabu (15/2/2023).

[feed_them_social cpt_id=59908]

Diakuinya, petani dan pelaku UMKM kini membutuhkan bantuan permodalan agar dapat meningkatkan kegiatan usaha tani ataupun usaha kecil lainnya.

“Petani kini memerlukan tambahan dana agar pertanian yang rusak akibat terendam banjir dapat ditanami kembali,” tambah politisi PDIP Kalsel ini.

Diakuinya, proses pencairan KUR juga mudah, dimana dari proses pengajuan hingga pencairan dananya hanya memerlukan waktu sekitar satu minggu.

“Kemudahan ini diharapkan bisa dimanfaatkan masyarakat maupun petani yang memerlukan bantuan modal,” jelas Imam Suprastowo.

Sementara itu, Plt Direktur Utama Bank Kalsel, Fachruddin mengatakan, Bank Kalsel pada 2023 ini meningkatkan penyaluran KUR dari Rp750 miliar menjadi Rp1 triliun.

“Ini bukti kepedulian Bank Kalsel untuk membantu permodalan petani maupun UMKM,” ujarnya.

Fachruddin mengakui, penyaluran KUR pada 2022 belum optimal, karena dari alokasi Rp750 miliar, hanya mampu terserap sekitar Rp585 miliar, sehingga akan menggencarkan promosi kepada petani dan masyarakat. “Kita akan optimalkan penyalurkan KUR kepada masyarakat,” tambahnya.

Kendala penyalurkan KUR sendiri sebenarnya terletak pada keterlambatan aturan yang akan diterapkan dalam penyaluran KUR, sehingga pemasaran KUR terhambat, termasuk pembenahan organisasi.

“Kini sudah ada Permenko Perekonomian Nomor 1 tahun 2022, yang akan menjadi rujukan bagi bank untuk menyalurkan KUR,” jelas Fachruddin.

Penyalurkan KUR sendiri lebih banyak kepada sektor pertanian, dimana penyaluran terbesar di Kabupaten Tanah Bumbu, namun yang terbaik justru di Kabupaten Tanah Laut.

(Yunn)

[feed_them_social cpt_id=57496]