Semrawut, Ada Partai yang Kekurangan Suara, Ada Juga yang Bertambah di Pleno Kertak Hanyar

Suasana Rapat Pleno Rekapitulasi Tingkat Kecamatan Kertak Hanyar

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJAR – Pelaksanaan Rapat Pleno Rekapitulasi Tingkat Kecamatan Kertak Hanyar Kabupaten Banjar berjalan cukup aman dan lancar. Namun demikian, sempat molor dari pukul 14.00 Wita, ternyata pukul 15.00 Wita lewat baru dimulai tanpa ada penjelasan dari pihak Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

Saksi Partai Nasdem Abdul Jabbar menyatakan, bahwa pelaksanaan hari ini merupakan lanjutan kegiatan malam sebelumnya. Karena sinkronisasi data tidak berjalan sebagai mana mestinya, sehingga hari ini diulang lagi, namun hanya melibatkan tiga partai politik yang terpanggil.

“Setelah tiga parpol itu selesai, baru nanti diulang lagi untuk partai politik lainnya, apakah ada sanggahan lebih lanjut atau tidak,” ungkap Abdul Jabbar kepada sejumlah awak media, Rabu (28/2/2024).

Saksi Nasdem Abdul Jabbar (Tengah)

Adapun tiga parpol yang masuk dalam jadwal pemanggilan PPK hari ini, lanjut Abdul Jabbar, adalah Nasdem, Golkar, dan Partai Persatuan Pembangunan.

Kemudian terkait tidak adanya sinkronisasi data dari PPK, Abdul Jabbar menegaskan, bahwa ia melihat dan berpegang pada data yang dimiliki.

Bahkan pada malam sebelumnya, ia juga menanyakan kepada pihak PPK, terkait dasar data yang dibacakan.

“Ternyata mereka bilang berdasarkan Sirekap dan Sirekap berdasarkan C1, dan kami pun berdasarkan data itu juga, namun ada selisih data,” tegas Abdul Jabbar

“Total suara yang kami punya itu harusnya 3.000, namun ternyata data yang dibacakan itu 3.073, kami cuma minta dikembalikan sesuai data kami saja,” sambungnya.

Ia juga merasa bingung terjadi penambahan suara sebanyak 73 yang tidak jelas sumbernya.

“Kami juga tadi melakukan penyesuaian,” imbuhnya.

Abdul Jabbar bersama saksi-saksi lainya berharap hari ini bisa selesai rekapitulasinya.

“Kami ingin hari ini selesai, tapi tetap sesuai dengan aturan dan kesepakatan para saksi di sini,” harapnya.

Berbeda dengan Nasdem, saksi Golkar Andi Supian mengatakan, justru di partainya terjadi pengurangan suara pada caleg nomor 4, yakni 72 suara.

“Alhamdulillah sudah bisa terselesaikan sesuai yang kita harapkan, data itu kembali normal,” katanya.

“InsyaAllah hari ini selesai dan menjadi hasil ketetapan KPU Kabupaten Banjar,” sambungnya.

Diakuinya, untuk penyesuaian sinkronisasi data memang memakan waktu hingga hampir 2 jam.

Kemudian Ketua PPK Kertak Hanyar M. Rasyid Rido mengakui, memang terjadi kesalahan input data setelah rekapitulasi di desa.

“Cuma terjadi kesalahan input saja, beberapa kolom hampir sama, mirip,” ujarnya.

Ia juga menegaskan, semua sudah selesai sinkronisasi antara para saksi dan PPK, dan akan dilanjutkan dengan rekapitukasi partai lainnya.

“Targetnya hari ini bisa selesai,” pungkasnya.